tirto.id - Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Tanjung Lengkong, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). Meski begitu, bencana banjir tak menyurutkan semangat warga untuk mencari takjil jelang buka puasa.
Dilansir dari Antara, pantauan di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, deretan pedagang takjil Ramadhan mulai dipadati pembeli. Meski sebagian akses jalan masih basah dan berlumpur akibat luapan air, warga tampak antusias memilih aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
Beberapa anak terlihat membawa kantong plastik, sementara para ibu rumah tangga sibuk memilih gorengan, kolak, hingga es buah.
Salah seorang warga, Sabil (38), mengaku rumahnya sempat terendam banjir hingga setinggi 100 sentimeter (cm) lebih sejak Jumat dini hari.
Meski lelah membersihkan sisa lumpur, Sabil tetap menyempatkan diri membeli takjil untuk keluarganya.
"Air naik terus, sekarang tetap segitu. Kami kan tetap harus buka puasa, jadi tetap beli gorengan, lontong, kolak. Kalau di rumah terus mikirin banjir rasanya makin kepikiran capeknya. Jadi ya sudah seperti biasa aja beli takjil," ujar Sabil.
Hal serupa disampaikan Rahmat (45), warga lainnya yang rumahnya berada tak jauh dari bantaran Sungai Ciliwung.
Rahmat mengatakan, banjir kali ini datang sejak pukul 05.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu.
"Namanya puasa tetap jalan. Jadi buka puasa butuh makanan, ya sudah kami beli seperti biasa," kata Rahmat.
Ketinggian Banjir di Bidara Cina Jatinegaera Capai 1,7 Meter
Banjir diketahui kembali merendam wilayah Tanjung Lengkong, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, hingga ketinggian air mencapai 1,7 meter atau 170 cm.
Lurah Bidara Cina, Suhartono, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Jakarta sejak Jumat dini hari menjadi pemicu utama naiknya permukaan air di kawasan tersebut.
"Sejak subuh sekitar pukul 04.30 WIB hujan deras terus mengguyur wilayah selatan. Berdasarkan peringatan dini banjir, status di Katulampa, Manggarai, dan Depok sempat berada di siaga 3," kata Suhartono di Kantor Lurah Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026).
Ketinggian air mencapai 170 sentimeter hingga saat ini berada di titik terdalam, tepatnya di Gang Macan RT 05/RW 07. Air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 11.00 WIB dan terus mengalami kenaikan hingga sore hari.

Masuk tirto.id



























