tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook mengklaim adanya aksi massa di Monas, Jakarta, pada malam menjelang demo di gedung DPR/MPR RI, 27 Agustus 2026.
Video tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Jumadi Uda” (arsip) pada Rabu (26/8/2026). Video tersebut menampilkan situasi malam hari yang sangat padat, sesak, dan riuh oleh lautan manusia yang berjejal rapat mengepung sebuah truk pemadam kebakaran di area terbuka.
“Monas Jakarta, menjelang demo di DPR besok Kamis 27 Agustus 2926. Seandainya pemimpin kita seperti jepang maka tidak akan ada demo hari ini.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
Namun, pada awal video terlihat panggung dengan tulisan logo HUT RI ke-81 dan pada detik ke-29 terlihat layar videotron perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81.
Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (27/8/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 100 tanda suka, 20 komentar, dan 8 kali dibagikan ulang. Kolom komentar dipenuhi antusiasme masyarakat menanyakan kejadian tersebut.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Flower Angel Yuliaulfah” yang menampilkan video serupa dengan klaim ribuan warga Pati ikuti demo pada 27 Agustus 2026.
“Demo 27 agustus 2026..
Buat yang ada aktivitas di titik ini hati hati ya gaes..
Keinget taun kemaren yg gak ada tujuan malah jadi korban..
Jujur aku pesimis meskipun niat kalian benar. Tapi inget mereka yg duduk diatas yg pegang kendali dan Hukum .. kalian bisa trciduk kapan aja..
Slama ktua yang diatas masih duduk manis di sana. Aku pesimis pengesahan uu prampasan aset akan di sahkan. Maaf 🙏🙏🙏” Begitu narasi tertulis pada keterangan unggahan.
Selain itu, video yang sama juga diunggah oleh akun Facebook "Arwandi Suzuki Linggau" pada "Grup Curhatan TKW & TKI". Pengunggah menuliskan narasi "Subhanallah semoga saudara kita yg lagi berjuang dijauhkan dari hal hal yg tidak diinginkan semoga demo 27 Agustus 2026 berjalan damai."
Lantas, benarkah video tersebut memperlihatkan aksi massa di Monas, Jakarta, pada malam hari menjelang demo 27 Agustus 2026?

Penelusuran Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Lebih lanjut, sesuai dengan visual yang ditampilkan dalam video, terdapat logo HUT RI ke-81 dan lapangan terbuka dengan layar besar dan cuplikan gambar tugu monas. Tirto menemukan video identik diunggah pada akun Facebook “At Cing Muhamad Katsir”, 18 Agustus 2026, yang menjelaskan bahwa video tersebut diambil saat massa menjebol pintu masuk sebuah acara konser musik di Monas, Jakarta.
Video yang sama juga ditemukan pada unggahan TikTok pada akun berikut ini. Akun TikTok itu menuliskan caption bahwa video tersebut berlokasi di Monas, pada 17 Agustus, ketika konser NDX. Ketika itu gerbang masih ditutup, namun karena sudah sangat penuh, massa menyerobot masuk dan melompati pagar.
Tirto melakukan penelusuran terhadap sejumlah elemen visual dalam video, termasuk tulisan dan tampilan panggung yang terlihat pada bagian awal rekaman.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut tidak memperlihatkan aksi massa pada malam menjelang demonstrasi 27 Agustus 2026. Salah satu petunjuknya adalah adanya identitas HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada panggung serta tampilan layar besar yang berada di lokasi.
Rekaman video tersebut sebenarnya adalah momen kepadatan pengunjung saat Pesta Rakyat HUT ke-81 RI yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Adapun, mobil pemadam kebakaran yang berada di tengah kerumunan tersebut digunakan oleh petugas untuk membantu menyemprotkan air guna menyegarkan para penonton konser yang berjubel padat.
Pada malam 17 Agustus 2026, grup musik NDX AKA tampil dalam Pesta Rakyat di Monas. ANTARA melaporkan, penampilan tersebut disaksikan masyarakat yang memadati kawasan depan panggung. Warga yang tidak dapat masuk ke area panggung juga menyaksikan pertunjukan melalui layar LED yang tersedia di luar area.
Keterangan tersebut selaras dengan sejumlah petunjuk visual seperti diunggah pada akun TikTok @id_sarryjingga. Kerumunan dalam rekaman merupakan masyarakat yang sangat antusias mengikuti perayaan kemerdekaan di Monas, bukan bukti terdapat aksi massa menjelang demonstrasi pada 27 Agustus 2026.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga sebelumnya menyebut bahwa kawasan Monas mengalami kepadatan selama rangkaian perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 500 petugas Dishub disiapkan untuk mengatur lalu lintas di kawasan Monas hingga Dukuh Atas karena tingginya aktivitas masyarakat.
Dengan demikian, waktu dan konteks video yang beredar tidak sesuai dengan klaim unggahan. Video tersebut merupakan rekaman suasana kerumunan masyarakat dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Monas pada 17 Agustus 2026, bukan rekaman aksi massa di Monas, Jakarta, menjelang demonstrasi 27 Agustus 2026.
Tirto melaporkan, kepolisian mengerahkan 18.504 personel untuk mengawal aksi unjuk rasa di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Pengamanan dilakukan sejak pukul 07.00 WIB, melibatkan sejumlah pejabat utama dan perwira pengendali.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengungkapkan, pengamanan melalui pendekatan humanis. Polisi tetap memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Anggota yang bertugas tidak membawa senjata api maupun senjata tajam. Kami mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, dan persuasif dalam melayani masyarakat," ujar Reynold dalam keterangan yang diterima Tirto, Kamis (27/8/2026).
Ia mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan yang terbagi dalam sejumlah zona. Hal ini untuk mengantisipasi konsentrasi massa sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Zona 2 meliputi sejumlah titik di sekitar kompleks DPR/MPR RI hingga Fly Over Semanggi. Selanjutnya, zona 3 mencakup Pintu Escape SPARK, TVRI, TL Hotel Mulia dan TL Asia Afrika.
Sementara itu, zona 4 meliputi kawasan Gerbang Pancasila, lalu zona 5 mencakup Pospol Palmerah, Stasiun Palmerah, Masjid DPR hingga Gedung LHK. Terakhir, zona 6 meliputi kawasan BPK RI, Lorong Warga dan Ladokgi Atas.
Ia mengimbau, masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi aksi untuk memperhatikan perkembangan situasi di lapangan dan mengikuti arahan petugas.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, unggahan video yang mengklaim adanya aksi massa di sekitaran Monas, Jakarta, pada malam menjelang demo 27 Agustus 2026, bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Video asli dari unggahan tersebut adalah momen Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas, 17 Agustus 2026, yang dipadati masyarakat saat penampilan NDX AKA.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id


































