Menuju konten utama

Siapa Ryan Flamingo, Kenapa Viral, & Apakah Berdarah Indonesia?

Profil Ryan Flamingo pemain PSV Eindhoven berdarah Indonesia, yang viral saat perayaan juara Eredivisie PSV. Apakah bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia?

Siapa Ryan Flamingo, Kenapa Viral, & Apakah Berdarah Indonesia?
Bek asal Belanda PSV Eindhoven bernomor punggung 06, Ryan Flamingo, bereaksi setelah mencetak gol ketiga PSV selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA, fase liga hari ke-7, antara FK Crvena Zvezda (SRB) dan PSV Eindhoven (NED) di stadion Rajko Mitic di Belgrade, pada 21 Januari 2025. (Foto oleh Andrej ISAKOVIC / AFP)

tirto.id - Profil Ryan Flamingo pemain muda PSV Eindhoven berdarah Indonesia, yang viral akibat lagu kontroversial di perayaan juara Eredivisie 2025/2026. Bagaimana kiprah Ryan Flamingo di PSV? Apakah bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia?

Ryan Flamingo menjadi perbincangan di publik Belanda usai meneriakkan chant “Siapa yang tidak melompat, dia adalah seorang Yahudi”, ketika PSV merayakan juara Eredivisie ke-27. Ryan Flamingo dianggap tidak menghormati penggemar dan warga Yahudi yang juga mendukung PSV Eindhoven.

Chant yang dinyanyikan Ryan Flamingo, sebenarnya ditujukan kepada tim Ajax Amsterdam, rival PSV yang memiliki ikatan kuat dengan komunitas Yahudi di Belanda. Namun penggunaan istilah tersebut di ruang publik telah menjadi isu sensitif di Belanda selama bertahun-tahun.

Juru bicara PSV menyebut Ryan Flamingo telah menyampaikan permohonan maaf secara internal. PSV menekankan bahwa Flamingo tidak memiliki niat antisemit (rasisme terhadap kaum Yahudi), namun tetap mengakui bahwa kesalahan tersebut tidak seharusnya terjadi.

Profil Ryan Flamingo Pemain PSV Keturunan Indonesia yang Viral Kasus SARA

Ryan Flamingo adalah bek tengah asal Belanda yang bermain untuk PSV Eindhoven di Eredivisie. Ryan Flamingo lahir di Blaricum, Belanda, pada 31 Desember 2002 dan memiliki darah keturunan Jawa-Suriname dari buyutnya.

Ryan Flamingo mengawali karier di dunia sepak bola dengan menimba ilmu di BFC Bussum Youth. Kemudian Flamingo memperdalam kemampuan dengan bergabung ke akademi Almere City pada tahun 2014.

Setelah itu, Ryan Flamingo mulai masuk tim Almere City U17 pada tahun 2017. Ia kemudian mendapatkan promosi ke Almere City U19 pada 2019, kemudian membela Almere U21 pada tahun 2020.

Satu tahun berselang, Ryan Flamingo dipinjamkan ke Sassuolo U20 pada tahun 2021. Lalu Flamingo dipermanenkan oleh Sassuolo di musim berikutnya, namun kembali dipinjamkan ke Vitesse di Eredivisie.

Kemudian Ryan Flamingo kembali dipinjamkan ke FC Utrecht pada tahun 2023. Ryan Flamingo sempat dipermanenkan oleh FC Utrecht pada tahun 2024, namun ia langsung dibeli oleh PSV pada tahun yang sama.

Musim ini, Ryan Flamingo sudah mencatatkan 37 penampilan bersama PSV Eindhoven di semua kompetisi. Flamingo berhasil membukukan 2 gol dan 1 assist di ajang Eredivisie, serta mampu membantu PSV meraih gelar juara liga ke-27.

Saat ini, Ryan Flamingo sedang berada di puncak karier profesionalnya bersama PSV Eindhoven. Namun citranya sedikit tercoreng akibat insiden nyanyian di perayaan juara. Flamingo dikenal sebagai pemain versatile (serba bisa) yang mampu bermain di lini belakang maupun tengah.

Ryan Flamingo menjadi perbincangan di Belanda usai menyanyikan lagu kontroversial pada perayaan juara PSV. Flamingo menyanyikan lagu “Siapa yang tidak melompat, dia adalah seorang Yahudi” saat timnya melakukan perayaan bersama suporter di Stadhuisplein, Belanda.

DJ La Fuente yang memandu musik dalam acara tersebut, segera bertindak cepat dengan mengganti lagu untuk menghentikan aksi Flamingo. Sementara salah seorang staf PSV langsung mengamankan Flamingo ke belakang panggung.

Tindakan tersebut langsung memicu kecaman keras karena dianggap mengandung sentimen antisemit. Selain itu, Ryan Flamingo juga dinilai tidak peka terhadap ketegangan geopolitik global yang tengah terjadi saat ini.

Pihak PSV menyebut insiden ini merupakan tindakan ceroboh dari sang pemain. Juru bicara klub menyatakan bahwa Ryan Flamingo telah menyampaikan permohonan maaf secara internal. PSV juga meminta maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung.

"Kami tidak ingin pendukung kami menyanyikan lagu-lagu seperti itu di stadion, oleh karena itu pemain pun tidak boleh melakukannya. Pemain memiliki fungsi sebagai teladan," ujar juru bicara PSV dikutip dari media NOS Belanda.

PSV menekankan bahwa Ryan Flamingo tidak memiliki niat antisemit (rasisme terhadap kaum Yahudi). Namun, mereka mengakui bahwa hal tersebut tetap merupakan kesalahan yang tidak seharusnya terjadi dan akan memperbaiki sikap pemain ke depannya.

Sementara itu, bagi publik sepak bola Indonesia, Ryan Flamingo menjadi sosok yang dipantau, karena memiliki garis keturunan Indonesia. Nama Ryan Flamingo sering dikaitkan dengan program naturalisasi Timnas Indonesia karena memiliki buyut orang Suriname-Jawa.

Hingga saat ini, proses naturalisasi Ryan Flamingo dianggap sulit untuk jalur cepat. Berdasarkan aturan FIFA terbaru, garis keturunan dari buyut atau generasi keempat dianggap terlalu jauh untuk perpindahan federasi secara langsung.

Ryan Flamingo tercatat pernah bermain di Timnas Belanda U-21. Jika ingin membela Timnas Indonesia, Flamingo harus menempuh jalur tinggal di Indonesia selama beberapa tahun (domisili), yang cukup sulit dilakukan karena kariernya sedang apik di Eropa.

Profil Lengkap Ryan Flamingo

Nama Lengkap: Ryan Flamingo

Tanggal Lahir: 31 Desember 2002 (Usia 23 tahun)

Tempat Lahir: Blaricum, Belanda

Posisi: Bek Tengah / Gelandang Bertahan

Klub Saat Ini: PSV Eindhoven (Kontrak hingga Juni 2029)

Keturunan: Belanda, Suriname, dan Indonesia (Jawa)

Karier Klub:

  • Almere City (Akademi dan Kelompok Umur - 2014)
  • Sassuolo (2021)
  • Vitesse (Pinjaman - 2022)
  • FC Utrecht (2023)
  • PSV Eindhoven (2024 - Sekarang)

Baca juga artikel terkait SEPAKBOLA atau tulisan lainnya dari Ahmad Zidan Nahari

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Ahmad Zidan Nahari
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Oryza Aditama