Roro Fitria Pernah Pakai Jas Golkar, Wasekjen: Dia Cuma Diundang

Roro Fitria Pernah Pakai Jas Golkar, Wasekjen: Dia Cuma Diundang
Roro Fitria. Instagram/@roro.fitria1989.
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
15 Februari, 2018 dibaca normal 1 menit
Golkar membantah artis Roro Fitria, yang baru-baru ini terjerat kasus narkoba, merupakan kadernya meski pernah kedapatan memakai jas partai tersebut.
tirto.id - Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Golkar, Maman Abdurrahman membantah artis Roro Fitria yang saat ini sedang terjerat kasus sabu-sabu merupakan kader partainya.

"Dia bukan kader Golkar tapi memang pernah mengisi acara Golkar, sepengetahuan saya waktu jaman Pak Ical pernah mengisi acara Golkar," kata Maman kepada Tirto, Kamis, (15/2/2018).

Maman pun memastikan dalam kegiatan Golkar yang diikutinya tidak pernah ada Roro Fitria, kecuali di acara partai yang pernah diselenggarakan oleh Aburizal Bakrie.

"Ya sebagai artis yang diundang. Sekali itu saja lihat. Wajar kan acara ada artisnya," kata Maman.

Dugaan Roro Fitria merupakan kader Golkar mencuat karena ada unggahan fotonya mengenakan jas partai berlambang beringin di aku instagram pribadi milik artis tersebut. Dalam unggahan itu juga tertulis tagar #suaragolkarsuararakyat.

Roro Fitria menyita perhatian publik usai ditangkap oleh Ditreskrim Narkoba Polda Metro Jaya di rumahnya, Patio Regency, Ragunan, Jakarta Selatan pada Rabu (14/2) kemarin karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Penangkapan Roro Fitria dilakukan setelah polisi menangkap seorang fotografer bernama Wawan Hartawan yang kedapatan membawa sabu-sabu. 

Dari tangan Wawan, polisi menyita 2 gram sabu. Kepada polisi, Wawan mengaku hendak mengirim sabu-sabu tersebut ke rumah Roro Fitria. Wawan mengaku, bahwa sabu itu adalah barang yang dipesan Roro sejak tanggal 13 Februari 2018 lalu.

"Namun baru diantarkan tanggal 14 Februari, dan pesannya itu 3 gram, cuma adanya 2 gram," kata Kepala Biro Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono.

Sampai saat ini, Roro Fitria masih menjalani pemeriksaan intensif oleh kepolisian guna mendapatkan keterangan lanjutan atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba ini.

Baca juga artikel terkait KASUS NARKOBA atau tulisan menarik lainnya M. Ahsan Ridhoi
(tirto.id - san/add)

Keyword