Rekomendasi Film Iran untuk Ngabuburit Puasa Ramadhan 2022

Kontributor: Dwi Nursanti, tirto.id - 25 Apr 2022 13:15 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Rekomendasi film untuk ngabuburit menunggu buka puasa Ramadan 2022.
tirto.id - Selama bulan Ramadan, banyak orang mencari kegiatan jelang berbuka puasa. Hal ini biasa disebut dengan ngabuburit, sebuah kata yang rupanya berasal dari bahasa Sunda.

Dalam gramatikal bahasa Sunda, "Nga" merupakan imbuhan ketika terjadi pengulangan kata. Adapun burit berarti waktu mendekati magrib atau senja.

Oleh karena itu, ngabuburit tepat jika diartikan sebagai mengisi waktu luang sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Terlepas dari itu, ada berbagai hal yang bisa dilakukan selama ngabuburit, salah satunya menonton film Iran.

Meski Iran lebih terkenal dengan ciri khas Persia-nya, mereka juga memiliki banyak sineas yang andal dan berkualitas. Berbagai macam tema diusung, mulai dari kemiskinan, impian anak kecil, hingga konflik rumah tangga dan lain-lain.

Menariknya, film karya sineas Iran juga kerap menyisipkan pesan moral yang tentunya sarat akan nilai-nilai kemanusiaan serta syariat Islam.


Rekomendasi Film untuk Ngabuburit


Berikut rekomendasi film Iran untuk ngabuburit.

1. A Separation (2011)

Asghar Farhadi selaku sutradara film ini sukses mengharumkan kancah perfilman Iran, setelah A Separation meraih penghargaan Oscar kategori Film Berbahasa Asing Terbaik. Ini adalah film Iran pertama yang memenangkan Academy Awards.

A Separation berkisah tentang konflik rumah tangga yang berujung perceraian, tetapi dikemas dengan begitu dilematis.

Simin, seorang ibu beranak tunggal, berniat memboyong putranya ke Amerika Serikat demi kehidupan yang lebih baik. Di sisi lain, Nader selaku suami, enggan ikut ke Amerika karena ayahnya sudah tua renta dan pikun.

2. Children of Heaven (1997)

Jika A Separation adalah film pertama Iran yang memenangkan Oscar, Children of Heaven merupakan film pertama dari Iran yang masuk nominasi Oscar, tepatnya pada 1998 pada kategori Film Berbahasa Asing Terbaik.

Plot Children of Heaven berkisah ihwal seorang bocah yang ingin membahagiakan sang adik lewat sebuah sepatu.

Ali, tokoh utama film ini, memberikan satu-satunya alas kaki yang ia miliki agar adiknya bisa bersekolah.


Situs IMDB menunjukkan bahwa Children of Heaven punya rating tinggi dengan angka 8.2/10 dari total 73 ribu voters.

3. Turtles Can Fly (2004)

Film ini mengambil latar belakang perang di Iraq pada masa pemerintahan Saddam Husein, ketika negara tersebut hancur lebur akibat perang kontra Amerika Serikat.

Bahman Ghobadi yang menyutradarai film ini berasal dari Iran, tetapi juga keturunan suku Kurdi yang terlibat perang.

Turtles Can Fly mengangkat kisah anak-anak korban perang sepanjang tinggal di kamp pengungsian.

Lewat Turtles Can Fly, sutradara sepertinya ingin mengatakan, bahwa perang, bagaimanapun macamnya, selalu menimbulkan hal-hal mengerikan, terutama bagi anak-anak yang masih polos.

Situs IMDB menunjukkan bahwa Turtles Can Fly mendapat respon positif dengan rating 8.1/10 dari total 19 ribu voters.

4. Muhammad: The Messenger of God (2015)

Proses penggarapan film yang mengangkat biografi Nabi Muhammad SAW tersebut sudah mendapat tentangan dari kelompok Islam garis keras sejak 2007.

Dengan beberapa sentimen selama penggaapan, film ini tuntas dan baru rilis pada 2015, waktu yang panjang untuk penggarapan sebuah film.

Selain proses kreatif yang lama, film ini juga menguras dana sekitar 40 juta dolar AS, termahal di antara film-film yang diproduksi sineas Iran.

Kendati begitu, semua perjuangan di balik layar terbayar tuntas. Muhammad: The Messenger of God diganjar penghargaan Oscar ke-88 sebagai Film Berbahasa Asing Terbaik.

5. Bekas (2012)

Film garapan Karzan Kader ini mengangkat kisah 2 anak tunawisma yang kehilangan segalanya karena perang.

Walau kondisinya serba terbatas, Zana dan Dana, dua bocah yang jadi tokoh utama, punya suatu impian yang sedikit nyleneh. Keduanya ingin pergi ke Amerika Serikat dan hidup bersama Superman.

Apabila impian tersebut bisa diwujudkan, mereka yakin bisa menyelesaikan semua masalah, membuat hidup lebih mudah, dan tentu saja, menghukum orang-orang yang layak diberi pelajaran.

Zana, yang lebih muda, membikin daftar nama orang-orang yang harus dihukum oleh Superman. Nama paling atas adalah Sadam Husein.

Bagi Zana, orang itu adalah pihak paling bertanggung jawab atas terajadinya perang yang merenggut banyak hal.

Situs IMDB menunjukkan bahwa Bekas cukup disukai dengan rating 7,5/10 dari 5,3 ribu voters.


Baca juga artikel terkait REKOMENDASI FILM atau tulisan menarik lainnya Dwi Nursanti
(tirto.id - Film)

Kontributor: Dwi Nursanti
Penulis: Dwi Nursanti
Editor: Dipna Videlia Putsanra

DarkLight