Menuju konten utama

Rekomendasi Burger dari Aldi Taher: Aldi's Burger hingga Bangor

Aldi Taher membuka bisnis Aldi's Burger dengan marketing yang unik, bahkan "menyenggol" brand lain. Ini dia beberapa rekomendasi burger pilihan Aldi Taher.

Rekomendasi Burger dari Aldi Taher: Aldi's Burger hingga Bangor
Aldi Taher. (Instagram/@alditaher.official)

tirto.id - Aldi Taher sukses menyita perhatian banyak orang lewat promosi burgernya yang out of the box. Uniknya, ia juga tak segan-segan merekomendasikan burger dari brand lain kepada para pelanggannya.

Aldi’s Burger menjadi usaha F&B terbaru Aldi Taher yang baru launching awal 2026 dan berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Burger ini pun langsung viral di media sosial karena Aldi Taher menggunakan strategi promosi yang tak biasa dengan menyeret nama artis-artis lain.

Aldis Burger pun semakin viral setelah Aldi Taher menolak pelanggan gara-gara gerai burgernya tutup dan menyuruh mereka untuk membeli burger lain. Menariknya, sikap Aldi Taher ini justru membuat orang-orang semakin penasaran dengan produk burgernya.

Viral Burger Aldi: Konten Sederhana yang Mendadak Ramai

Burger

Ilustrasi Burger. [Foto/Shutterstock]

Istilah persaingan bisnis seolah tidak ada dalam kamus Aldi Taher. Belum lama ini, sebuah konten tentang Aldis Burger mendadak viral di media sosial gara-gara sang artis yang blak-blakan merekomendasikan brand burger kompetitornya.

Dalam sebuah video, seorang pelanggan tampak berniat membeli Aldi’s Burger, tapi sayangnya gerai milik Aldi Taher itu sedang tutup karena masih libur Lebaran. Pelanggan tersebut juga berkesempatan bertemu langsung dengan Aldi Taher dan mengutarakan keinginannya untuk mencicipi burgernya.

Namun, Aldi taher justru memberikan respons yang menggelitik. Setelah menjelaskan kapan gerainya dibuka lagi, Aldi Taher malah menyuruh pelanggannya untuk membeli burger lain dengan dalih bahwa semua burger milik Allah.

“Tanggal 28 baru buka. Beli (burger) Bangor, semua burger milik Allah. Kamu beli Burger King, tanggal 28 baru mampir lagi kemari,” kata Aldi Taher.

Celetukan Aldi Taher tersebut sontak mengundang tawa sekaligus menuai pujian dari para netizen. Di saat bersamaan, video tersebut viral, bahkan mendapat respons yang tak kalah lucu dari Burger King.

Setelah direkomendasikan oleh sang artis, Burger King mengunggah konten berisi ucapan terima kasih di media sosialnya. Tak hanya itu, Burger King bahkan mengirimkan hampers Lebaran berupa produk burgernya ke gerai Aldi’s Burger yang mereka akui sebagai sepupu.

Mengulik Strategi Unik Aldi Taher: Soft Selling yang Powerful

Aldi Taher

Aldi Taher. Instagram/alditaher.official's

Aldi Taher menerapkan cara promosi yang tak biasa untuk memasarkan produk burgernya. Dalam postingan media sosial hingga isi chat, ia selalu mempromosikan Aldi’s Burger dengan menggunakan nama-nama artis.

“Aldi's Burger Cempaka Putih, rotinya lembut, dagingnya Juicy Luicy, Mahalini, Rizky Febian, bisa pesan online,” demikian salah satu kalimat promonya.

Aldi Taher bahkan menggunakan nama Gallagher (dari nama Noel dan Liam Gallagher) untuk salah satu menu burgernya. Tak hanya itu, Ia juga kerap membuat gambar editan personel Oasis maupun tokoh-tokoh dunia lain untuk mempromosikan Aldi’s Burger.

Promosi Asbun Berujung Viral

Alih-alih menggunakan pendekatan hard selling yang menonjolkan harga, diskon, atau keunggulan produk secara langsung, Aldi Taher justru mengandalkan soft selling yang dikemas dalam bentuk hiburan.

Penyebutan nama artis yang tidak ada hubungannya dengan burger maupun brand milik Aldi Taher, hingga celetukan "semua burger milik Allah", semuanya memang terdengar asbun alias asal bunyi.

Konten promosinya terasa seperti candaan atau bahkan “ngaco”, tapi di situlah letak kekuatannya karena mampu menarik perhatian, bahkan kita sebagai calon konsumen tidak merasa sedang ditawari atau disodori dagangan layaknya promosi lain.

Strategi ini bekerja karena memanfaatkan rasa penasaran audiens. Kalimat-kalimat promosi yang tidak biasa, penuh hal “enggak nyambung”, dan memang terkesan asbun, justru membuat orang berhenti scrolling dan membaca ulang.

Dalam dunia digital yang penuh distraksi, atensi adalah segalanya, dan Aldi berhasil mencurinya dengan cara yang sangat autentik. Tanpa perlu visual mewah atau produksi mahal, ia mampu menciptakan konten yang mudah diingat.

Burger

Ilustrasi Burger. FOTO/iStockphoto

Spam hingga Netizen Hafal

Pendekatan soft selling ala Aldi Taher juga diperkuat dengan interaksi langsungnya di media sosial. Ia aktif membalas atau bahkan “menyusup” ke kolom komentar warganet dengan gaya promosi yang sama.

Aldi Taher spam dengan kalimat andalannya, “Aldi's Burger Cempaka Putih, rotinya lembut, dagingnya Juicy Luicy, Mahalini, Rizky Febian, bisa pesan online.”

Aldi Taher juga kerap membagikan isi chat-nya dengan orang lain, baik itu pelanggan maupun pihak yang ingin bekerja sama. Tentu saja ia tak lupa menyertakan kalimat promonya yang khas.

Jika spam biasanya terasa mengganggu, spam promosi Aldi Taher justru terasa nyeleneh sekaligus lucu. Apalagi artis-artis yang namanya “dicatut” oleh Aldi Taher memberikan respons positif.

Yang menarik, strategi ini juga memicu efek viral yang sulit ditiru. Banyak netizen yang hafal dengan kalimat promo Aldi Taher, menirukan gaya bahasanya, bahkan menjadikannya sebagai tren tersendiri. Alhasil, Aldi’s Burger viral dan semakin banyak orang yang penasaran untuk mencobanya.

Promosikan Brand Burger Lain

Aldi Taher tak segan menyebut kompetitornya dalam berbagai kesempatan. Sekilas, hal ini terlihat kontradiktif. Mengapa seorang pemilik usaha justru mempromosikan brand lain? Namun, jika dilihat dari sudut pandang marketing, ini bisa jadi sebuah langkah yang cerdas.

Pendekatan ini bisa tergolong chaos marketing atau strategi promosi yang tidak konvensional, spontan, tampak tidak terstruktur, tapi sebenarnya cukup efektif dalam membangun perhatian publik dan menciptakan engagement yang tinggi.

Dengan menyebut dan merekomendasikan brand lain, Aldi tetap menjaga eksistensinya di linimasa. Fokus utama bukan lagi sekadar menjual produk, melainkan menjaga dirinya sebagai pusat perhatian.

Di sisi lain, langkah ini juga membangun citra yang tidak terlalu “jualan banget”. Ketika seseorang terlihat santai dengan mempromosikan brand lain, audiens cenderung melihatnya lebih autentik, jujur, dan tidak memaksakan produknya.

Ini justru memperkuat efek soft selling karena kepercayaan terbentuk secara tidak langsung, dan Aldi Taher tampaknya cukup berhasil dalam strategi ini.

Meski ia mempromosikan burger lain, Aldi’s Burger tetap mendapat perhatian besar, bahkan membuka peluang kolaborasi yang bisa membuat exposure bisnisnya semakin besar.

Rekomendasi Burger dari Aldi Taher

Burger King

burger king. foto/shutterstock

Aldi Taher tidak memandang brand lain sebagai kompetitor, karena baginya semua burger milik Allah. Oleh karena itu, dalam konten video yang viral, beberapa postingan di media sosial, bahkan balasan chat-nya pada pelanggan, Aldi Taher kerap merekomendasikan burger dari brand lain.

Lalu, burger apa saja yang pernah direkomendasikan Aldi Taher? Mulai dari brand-nya sendiri hingga brand internasional, ini dia burger yang kerap dipromosikan oleh sang artis:

1. Aldi’s Burger

Aldi Taher tentu saja kerap merekomendasikan burgernya sendiri, yaitu Aldi's Burger. Berkat marketingnya, outlet burger di Cempaka Putih kerap dikunjungi pembeli yang penasaran dengan rasanya.

Setidaknya ada tiga menu burger yang jadi andalan di gerai ini, mulai dari Brother Burger dengan ukuran standar, Big Brother yang lebih tebal dan mengenyangkan, hingga Gallagher Burger yang berukuran jumbo dan bisa untuk sharing berempat.

2. Burger Bangor

Burger Bangor yang muncul sejak 2019 ini menjadi salah satu brand ternama di Indonesia yang didirikan oleh Denny Sumargo. Burger Bangor sendiri sudah memiliki lebih dari 720 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Aldi Taher sendiri sempat menyebut Bangor dalam konten video viral saat menolak pelanggannya. Ia juga kerap menyebut Burger Bangor atau men-tag akun resmi brand ini di berbagai postingan media sosialnya.

3. Burger King

Burger King merupakan brand luar yang juga memiliki banyak outlet dan penggemar di Indonesia. Aldi Taher pun tak segan-segan “menyenggol” Burger King dalam video maupun postingan promosinya.

Namun, siapa sangka jika Burger King malah memberikan respons yang tak kalah unik. Sebagai brand besar, Burger King justru merangkul Aldi’s Burger dan mengakuinya sebagai sepupu mereka.

4. Lawless Burgerbar

Lawless Burgerbar juga tak luput dari promosi Aldi Taher. Dalam salah satu unggahannya di Instagram, Aldi Taher sempat menjawab pertanyaan pelanggan yang ingin memesan burgernya. Ia juga tak lupa memberitahu untuk membeli burger lain, termasuk Lawless Burgerbar, jika kehabisan stok Aldi’s Burger.

Lawless Burgerbar sendiri merupakan tempat makan di Jakarta dengan konsep musik rock dan metal dengan burger sebagai hidangan khasnya. Selain burger, pengunjung juga bisa menikmati makanan seperti sandwich dan snack lain dengan harga yang affordable.

5. Blenger Burger

Rekomendasi burger berikutnya dari Aldi Taher adalah Blenger Burger. Brand yang satu ini juga kerap disebut Aldi Taher dalam chatnya dengan pelanggan atau postingan promosinya di media sosial.

Blenger Burger didirikan oleh Erik Kadarman sejak tahun 2004 silam di Jakarta. Burger yang cukup legendaris di area Jabodetabek ini identik dengan isian dan saos yang melimpah, tapi dengan harga yang masih cukup bersahabat.

6. BarBurger by Barapi

Meski penyebutannya tidak sesering Burger King atau Bangor, BarBurger masih sempat direkomendasikan oleh Aldi Taher saat membalas chat salah satu pelanggannya. BarBurger berlokasi di Cempaka Putih dan memiliki beberapa menu yang tak kalah menggiurkan dengan brand-brand burger lain.

Itu dia beberapa rekomendasi burger dari Aldi Taher. Dengan marketingnya yang unik hingga menciptakan jargon yang melekat di ingatan banyak orang, Aldi Taher berhasil membuktikan bahwa kekuatan branding tidak hanya terletak pada produk, tapi juga pada cara menyampaikannya.

Melalui bisnis barunya ini, Aldi Taher juga tidak cuma memasarkan burger buatannya. Ia berhasil membangun identitas yang kuat dan mudah dikenali di tengah persaingan yang ketat sehingga Aldi’s Burger tidak sekadar dikenal, tapi juga terus dibicarakan.

Baca juga artikel terkait ALDI TAHER atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani