tirto.id - Reuni Akbar 212 telah digelar di Silang Monas, Jakarta, pada Selasa (2/12/2025). Berikut adalah rekap momentum reuni 212 dan isi seruan Habib Rizieq Shihab dalam acara tersebut.
Reuni Akbar 212 2025 merupakan peringatan 9 tahun aksi demonstrasi pada Desember 2016 yang kerap disebut Aksi Bela Islam Jilid III. Disebut Jilid III karena merupakan aksi puncak setelah dua unjuk rasa serupa digelar pada 14 Oktober 2016 dan 4 November 2016.
Aksi Reuni 212 ini semula merupakan unjuk rasa berbagai kelompok Islam pada 2 Desember 2016. Ketika itu, massa menuntut diberhentikannya Gubernur Jakarta periode 2014-2017, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Unjuk rasa itu dilakukan sebagai respons atas dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama. Dugaan penistaan agama itu memanas di tengah momen Pilkada Jakarta 2017.
Aksi 212 kala itu dipimpin sejumlah pihak, seperti Rizieq Shihab, Zaitun Rasmin, dan Arifin Ilham. Di luar organisasi ke-Islam-an, sejumlah tokoh seperti Kapolri, Tito Karnavian; Wakil Ketua DPR RI, Hidayat Nur Wahid; juga presiden kala itu, Joko Widodo, turut hadir dalam unjuk rasa tersebut.
Reuni 212 kali ini mengusung tema "Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah". Ketua Steering Committee (SC) Ahmad Shobri Lubis dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/11), mengatakan, tujuan utama acara tersebut adalah menguatkan persatuan umat, yang menjadi dasar Aksi Bela Islam 212 pada 2016.
Rekap Reuni 212 Selasa 12 Desember 2025 & Isi Seruan Habib Rizieq
Aksi Reuni Akbar 212 tahun ini digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dimulai dengan salat malam hingga Subuh berjemaah. Peserta berkumpul sejak petang dengan menggelar salat Magrib berjemaah, yang dilanjut salat Isya saat malam hari.
Acara utama Reuni Akbar 212 dimulai sekitar pukul 21.00 WIB setelah peserta melaksanakan khotmil Quran. Selanjutnya, acara dilanjut oleh sambutan Wamenag Romo Muhammad Syafi'i dan Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) mewakili panitia, Muhammad bin Husein Alatas.
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab tak ketinggalan ikut menyampaikan seruan "revolusi akhlak" saat menyampaikan orasi dalam acara tersebut. Menurutnya, masyarakat tengah berada dalam darurat akhlak yang harus dicari jalan keluarnya.
"Tema Reuni 212 tahun ini adalah revolusi akhlak. Ayo kita selamatkan NKRI dari penjahat dan terus berjuang memerdekakan Palestina dari penjajah," ujar Rizieq
"Lihat saudara, maraknya aneka ragam kemungkaran, kemaksiatan di negeri kita, maraknya para penjahat yang menggarap kekayaan negeri kita, maraknya korupsi, banyaknya mafia, merajalelanya oligarki-oligarki busuk," sambungnya.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id






































