tirto.id - Pemerintah Kabupaten Tolikara bergerak cepat melakukan pemulihan pascakebakaran hebat yang menghanguskan ratusan bangunan di Distrik Karubaga, Papua Pegunungan. Bupati Tolikara, Willem Wandik, memastikan seluruh kebutuhan dasar korban terpenuhi melalui bantuan logistik, tenda darurat, hingga kemudahan pengurusan dokumen yang ikut hangus terbakar.
Bupati Tolikara Willem, Wandik, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah penanganan kebakaran secara menyeluruh. Langkah tersebut menyusul terjadinya musibah kebakaran melanda kawasan Giling Batu. Peristiwa ini mengakibatkan ratusan bangunan milik warga, mulai dari rumah tinggal, kos-kosan, tempat usaha, hingga home industry hangus terbakar.
“Rapat ini menitikberatkan pada upaya penanganan jangka pendek, menengah hingga jangka panjang guna memastikan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar korban, serta pemulihan pascakebakaran dapat berjalan secara optimal dan terkoordinasi,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis (29/1/2026) dikutip dari Antara.
Wandik menyampaikan, rasa empati dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh warga Karubaga yang terdampak musibah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tolikara, kami menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Kami memahami betapa berat beban yang dialami, baik oleh pemilik usaha, kos-kosan, home industry, maupun warga yang kehilangan rumah dan harta benda,” ujarnya.
Wandik memastikan, kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian.
“Kami dari Pemkab Tolikara telah menyiapkan bantuan logistik, mendirikan tenda darurat, serta memberikan pendampingan psikologis guna membantu warga bangkit dari trauma. Pemerintah hadir untuk memberikan perhatian dan bantuan nyata, agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala,” katanya.
Dia menambahkan selain bantuan darurat, pemerintah daerah juga memastikan kelancaran pelayanan administrasi bagi warga yang dokumennya turut terbakar.
“Pengurusan dokumen kependudukan akan difasilitasi oleh Dinas Dukcapil, ijazah dan dokumen pendidikan oleh Dinas Pendidikan, sementara kebutuhan sosial dan kesehatan ditangani oleh Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, serta OPD terkait sesuai tugas dan fungsinya,” ujarnya.
Untuk penanganan awal, kata Wandik, Pemkab Tolikara telah mengevakuasi warga korban kebakaran ke sejumlah lokasi aman di Karubaga, sembari menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan tenda-tenda darurat sebagai tempat penampungan sementara.
Pemerintah daerah juga melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran serta ketersediaan sumber air di wilayah Karubaga.
“Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian serius Pemkab Tolikara. Sebelumnya telah dilakukan pembahasan terkait penataan kawasan dan kesiapan penanggulangan kebakaran, kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi semua pihak untuk memperkuat sistem pencegahan dan mitigasi bencana, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
"Penyelidikan terkait kebakaran yang terjadi Rabu (28/1) dilakukan penyidik Polres Tolikara untuk memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan sekitar 100 bangunan, termasuk rumah warga. Masyarakat tetap waspada dan tidak terprovokasi karena penyidik masih melakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito di Jayapura, Kamis (29/1/2026).
Sejauh ini berdasar informasi yang didapat, meluasnya lokasi yang terbakar akibat tiupan api yang cukup kencang dan terbatasnya sarana pemadam kebakaran hingga dengan cepat meluas.
Agar kebakaran tidak makin meluas, ekskavator dikerahkan untuk membongkar bangunan di sekitarnya agar api tidak semakin meluas.
"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang kerugiaannya diperkirakan mencapai Rp22 miliar, " kata Kombes Cahyo Sukarnito.
Karubaga adalah sebuah distrik yang juga merupakan pusat pemerintahan atau ibu kota dari kabupaten Tolikara, di kawasan dataran tinggi provinsi Papua Pegunungan, Indonesia.
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Alfons Yoshio Hartanto
Masuk tirto.id


























