Menuju konten utama

Rangkuman Berbagai Peristiwa Perang Iran vs Amerika Hari ke-28

Info perang Iran vs Amerika terkini di hari ke-28 masih diwarnai dengan berbagai serangan dari semua kubu. Namun, upaya diplomasi mulai dirintis kembali.

Rangkuman Berbagai Peristiwa Perang Iran vs Amerika Hari ke-28
Seorang wanita berdiri saat petugas tanggap darurat Israel bekerja di lokasi dampak rudal Iran, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Israel utara, 13 Maret 2026. REUTERS/Shir Torem
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Perang Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel telah memasuki hari ke-28 pada Jumat (27/3/2026). Masing-masing kubu belum menunjukkan tanda mengakhiri perang. Ancaman pun masih berlangsung.

Ancaman itu disampaikan Presiden AS Donald Trump yang berencana untuk menyerang jaringan listrik Iran apabila lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz tidak segera dibuka. Trump memberikan penundaan serangan selama 10 hari hingga 6 April 2026 sembari memantau perkembangan negosiasi.

“Sesuai permintaan Pemerintah Iran, mohon agar pernyataan ini berguna sebagai isyarat bahwa saya menunda periode penghancuran Pembangkit Energi selama 10 hari hingga Senin, 6 April 2026, pukul 20.00 Waktu Bagian Timur,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, Kamis (26/3/2026).

Terkait negosiasi, Iran menyebut proposal 15 poin dari AS sebagai keputusan "sepihak dan tidak adil". Di sisi lain, usulan lima pon ajuan Iran dinilai AS sebagai tuntutan yang tidak bisa diterima. Tuntutan Iran mencakup ganti rugi atas perang dan kedaulatan atas Selat Hormuz.

AS-Israel dan Iran Saling Serang

Mengutip Al Jazeera, pasukan AS dan Israel terus melanjutkan pemboman ke kota-kota di Iran. Korban jiwa di Iran sudah mencapai lebih dari 1.900 jiwa sampai saat ini.

Sementara itu, Iran turut melakukan seragan rudal dan drone ke arah Israel. Negara-negara Teluk lainnya juga menjadi sasaran seperti UEA, Arab Saudi, Yordania, dan Kuwait.

Israel juga menyerang Teheran dengan menyebutnya sebagai "gelombang serangan skala besar yang menargetkan infrastruktur" milik pemerintah Iran. Serangan dilakukan pada Jumat (27/3/2026) pagi.

Menurut CNN, Israel mengeklaim serangannya telah menewaskan komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Alireza Tangsiri. Tangsiri adalah sosok yang mengawasi penghentian hampir total lalu lintas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Iran belum menanggapi klaim ini.

Upaya Diplomasi Terus Didorong

Para negara mediator terus mengusahakan agar AS dan Iran melakukan negosiasi untuk mengakhiri perang. Kemungkinan negosiasi keduanya dilakukan di Pakistan akhir pekan ini.

"Pada kenyataannya, perundingan tidak langsung AS-Iran sedang berlangsung melalui pesan-pesan yang disampaikan oleh Pakistan. Dalam konteks ini, Amerika Serikat telah membagikan 15 poin yang sedang dipertimbangkan oleh Iran," kata Wakil Perdana Menteri & Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, di akun X resminya, Kamis (26/3/2026)

Sementara itu, Perang Iran-Amerika telah berdampak pada banyak negara di dunia terutama Asia. Banyak negara yang melakukan langkah-langkah penghematan energi. Korea Selatan bahkan telah mendeklarasikan respons ekonomi darurat akibat krisis energi.

Begitu pula dengan Jepang, Negara Matahari Terbit ini telah mempergunakan cadangan minyak negara untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Lalu, Filipina turut mengumumkan keadaan darurat karena pasokan minyaknya hanya tersedia untuk 40-45 hari.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Flash News
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Abdul Aziz