Menuju konten utama

Rakhmad Tunggal Afifudin dan Misi Finnet

Rakhmad Tunggal Afifudin membawa Finnet memperluas layanan digital sekaligus mendorong inklusi keuangan bagi pekerja migran Indonesia.

Rakhmad Tunggal Afifudin dan Misi Finnet
Rakhmad Tunggal Afifudin. FOTO/Istimewa
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Disrupsi digital menyediakan peluang sekaligus tantangan tidak mudah bagi perusahaan teknologi keuangan seperti Finnet. Di bawah kendali Rakhmad Tunggal Afifudin selaku Direktur Utama (Dirut) PT Finnet Indonesia, perusahaan mampu mengembangkan layanan ke berbagai sektor publik dan industri.

Keberhasilan Rakhmad mengantarkan Finnet sebagai pemain utama di bidang telekomunikasi dan pembayaran digital itu telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Terbaru, apresiasi datang dari ajang CEO Forum & Awards 2026 The Iconomics di Jakarta pada Kamis (23/4/2026) lalu.

Dalam forum tahunan yang sudah memasuki edisi ketujuh ini, Rakhmad meraih penghargaan 'Indonesia Best 50 CEO Awards 2026' kategori The Most Innovation. The Iconomics menilai Rakhmad berhasil menerapkan kepemimpinan yang adaptif, berbasis data, dan mampu membangun resiliensi perusahaan untuk menghadapi dinamika ekonomi di tengah disrupsi.

Fokus Rakhmad tak terbatas pada pengembangan bisnis inti Finnet. Ia juga berupaya memperkuat dampak kehadiran Finnet bagi masyarakat.

Sebagai anak usaha TelkomGroup, Finnet menerima mandat strategis untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional. Tugas itu dijawab dengan pengembangan ekosistem digital guna menyentuh segmen yang selama ini kurang terlayani — salah satunya Pekerja Migran Indonesia (PMI), kelompok yang berkontribusi besar pada devisa negara namun kerap kesulitan mengakses layanan keuangan dasar.

Membuka Akses Bagi yang Belum Terjangkau

Upaya Rakhmad Tunggal Afifudin meningkatkan inklusi keuangan di kalangan Pekerja Migran Indonesia didasari alasan kuat. Banyak PMI masih kesulitan mengakses layanan keuangan yang mudah dan aman. Prosedur rumit dan biaya tinggi sering menjadi persoalan.

Fakta itu berbanding terbalik dengan besarnya aliran devisa dari remitansi pekerja migran. Merujuk data Bank Indonesia, remitansi pekerja migran pada 2025 tembus Rp288 triliun, naik 14% dari tahun 2024. Sampai 2025 kemarin, setidaknya ada sekitar 5,2 juta pekerja migran Indonesia yang ditempatkan di puluhan negara.

Tak lama setelah menjabat Dirut Finnet, Rakhmad segera melihat tantangan ini sebagai masalah yang perlu segera diatasi. Dia menilai pekerja migran memerlukan sistem yang tidak rumit dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi.

Tahun 2022 silam, Finnet telah merintis layanan dompet digital bagi pekerja migran dengan jenama Maripay. Tak berselang lama, layanan ini kemudian terintegrasi dalam Finpay.

Saat ini, untuk melayani pengiriman uang PMI ke tanah air, Finpay memiliki kerja sama dengan remittance company di tujuh negara. Para pekerja migran juga bisa memperoleh banyak kemudahan karena Finpay terkoneksi dengan 122 biller, 90 bank, 100.000 outlet, dan lebih dari 800 online merchant.

Langkah Finnet dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional dibarengi dengan kolaborasi bersama sejumlah pihak, termasuk pemerintah. Salah satu kemitraan terbaru dijalin oleh Finnet dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Melalui kerja sama ini, Finnet mengintegrasikan infrastruktur pembayaran digital ke layanan KP2MI guna memastikan tata kelola remitansi makin aman dan transparan.

Kemitraan dengan KP2MI tak hanya membuat transaksi lebih praktis, tapi juga mengakselerasi inklusi keuangan PMI dan keluarganya. “Dengan menggandeng Finnet, proses remitansi Pekerja Migran Indonesia kepada keluarga di tanah air dapat menjadi lebih mudah, aman, dan efisien,” kata Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, saat peresmian kerja sama, awal Maret 2026.

Menjawab kebutuhan mereka yang belum sepenuhnya terlayani menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Finnet. Penguatan inklusi keuangan pekerja migran pun menegaskan visi Rakhmad untuk terus mengembangkan bisnis perusahaan sambil memperluas layanan agar lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Finnet terus mengembangkan ekosistem pembayaran yang terintegrasi dan inklusif untuk mempermudah Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya dalam mengakses layanan keuangan secara aman dan efisien,” kata Dirut Finnet yang akrab disapa RTA tersebut.

Menyeimbangkan Bisnis dan Dampak Sosial

Melalui Finpay sebagai umbrella brand produk perusahaan, Finnet saat ini menyediakan solusi pembayaran digital bagi industri perbankan, telekomunikasi, properti, pariwisata, transportasi, ecommerce, dan sektor penyedia layanan lainnya.

Dukungan serupa diberikan untuk sistem pembayaran digital di berbagai urusan pemerintahan — dari keimigrasian hingga perpajakan dan haji. Sejauh ini Finnet sudah mengantongi delapan lisensi dari Bank Indonesia, ditunjuk Kementerian Keuangan RI sebagai Lembaga Persepsi Lainnya, dan dipercaya Peruri sebagai distributor resmi e-Meterai.

Portofolio bisnis yang luas itu tidak terlepas dari keputusan-keputusan strategis Rakhmad Tunggal Afifudin sejak menjabat Dirut Finnet. Dia pernah bilang, Finnet harus menghindari risiko penurunan nilai perusahaan di tengah kejenuhan industri telekomunikasi. Untuk mengantisipasinya, ia terus mendorong perluasan layanan sembari menerapkan strategi bisnis multidimensi yang mencakup perencanaan, manajemen, pengelolaan sumber daya manusia, dan teknologi.

Kepemimpinan Rakhmad yang menyeimbangkan ekspansi bisnis dengan resiliensi dan efisiensi itulah yang menjadi dasar apresiasi dari CEO Forum & Awards 2026 The Iconomics. Founder & CEO The Iconomics Bram S. Putro menilai, di tengah era disrupsi, pemimpin korporasi tak cukup hanya mengejar pertumbuhan.

"Kondisi ekonomi Indonesia saat ini menuntut CEO untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga ketahanan (resiliensi), relevansi pasar, dan keberlanjutan bisnis," ujarnya.

Di sisi lain, beriringan dengan penguatan bisnis, Finnet terus memperbesar dampak sosialnya. Selama menjabat Dirut Finnet, Rakhmad menginisiasi sejumlah program yang memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Guna meningkatkan dampak layanan bagi PMI, misalnya, Finnet menjalin kerja sama dengan Koperasi Migran Indonesia Makmur Sejahtera (MIMS). Finnet menyediakan berbagai layanan seperti payment gateway, transfer dana, co brand uang elektronik, sistem kasir, hingga PPOB mitra Finpay. Sinergi ini diharapkan mendukung kemandirian finansial anggota koperasi pekerja migran pertama di Indonesia tersebut.

Di luar itu, Finnet menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) atau CSR yang mencerminkan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG). Program CSR Finnet mencakup pelepasan tukik dan penanaman mangrove di kawasan pesisir, reboisasi hutan di Bandung, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan seperti saat terjadi bencana di Sumatera.

Integrasi program CSR Finnet dengan prinsip ESG mendatangkan penghargaan TOP CSR Awards 2025 dan TOP Leader on CSR Commitment 2025 dari Majalah Top Business. Rakhmad menilai penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa kontribusi sosial Finnet berdampak nyata dan sejalan dengan prinsip ESG maupun tujuan pembangunan nasional.

Dia menegaskan, "Finnet percaya bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan." Komitmen pada keberlanjutan inilah yang juga mendorong Finnet untuk tidak pernah berhenti berinovasi.

Komitmen pada Inovasi Berkelanjutan

Sebagai perusahaan dengan core business di bidang teknologi keuangan, Finnet menaruh perhatian khusus terhadap inovasi. Komitmen ini diwujudkan melalui penyempurnaan layanan secara berkelanjutan, termasuk dengan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan.

Contohnya, bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idulfitri tahun lalu saat terjadi lonjakan transaksi, Finnet mengoptimalkan Fraud Detection System (FDS) untuk mencegah kejahatan siber dan menjaga keamanan data pelanggan. Guna memastikan setiap transaksi terlindungi, Finnet membekali FDS dengan real time monitoring, FinpayCare 24/7, dan machine learning (AI-bot).

Komitmen Finnet pada inovasi berkelanjutan telah diakui lewat sejumlah penghargaan. Salah satunya, penghargaan “Excellence in Digital Banking Turnaround” dari ajang BUMN Awards 2025 yang digelar oleh Investortrust.

Akhir tahun kemarin, Finnet bahkan memperoleh predikat “Trusted Company” dari Indonesia Most Trusted Companies Award 2025. Ajang ini bagian dari program Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang digelar oleh SWA dan Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).

Penghargaan ini mengakui konsistensi Finnet dalam menjalankan Good Corporate Governance (GCG). "CGPI menjadi bukti bahwa Finnet berkomitmen untuk membangun kapabilitas dinamis yang agile dan berintegritas. Dengan fondasi GCG yang kokoh, kami siap bergerak lebih agile, terus berinovasi, dan menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan," ujar Rakhmad.

Penghargaan bergengsi untuk Finnet di era kepemimpinan Rakhmad Tunggal Afifudin:

PenghargaanTahun Penganugerahan
Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 untuk kategori The Most Innovation (The Iconomics)2026
Predikat Trusted Company dari Indonesia Most Trusted Companies Award 2025 (SWA-ICGPI) 2025
TOP CSR Awards 2025 dan TOP Leader on CSR Commitment (Majalah Top Business)2025
Excellence in Digital Banking Turnaround dari Investortrust BUMN Awards 2025 2025
Best Human Investment 2025 - Best Human Capital Awards 2025 (Indonesia Business Asia)2025
Top Digital Awards 2024 kategori Top Digital Implementation dan Top CIO Digital Implementation (Majalah ItWorks)2024
Best Growth Aggregator Payment Gateway - Modern & Digital Channel Partner Appreciation Night 2024 (Indosat Ooredoo Hutchison)2024
Penghargaan “Wajib Pajak Dengan Kontribusi Terbesar Tahun Pajak 2023” dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) 2024

Sebagai Dirut Finnet, Rakhmad Tunggal Afifudin terus berusaha memperkuat inovasi, layanan, dan integritas perusahaan. Fondasi tata kelola yang kuat menjadi modal utama Finnet dalam meraih pertumbuhan berkelanjutan sekaligus tetap menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis