Indeks Mild Report
Pablo Picasso dan Seni yang Tak Patuh pada Apa Pun
Harga karya-karya Picasso stabil mahal. Pasar menyukainya, tak peduli ia adalah seniman yang sangat produktif. Picasso menghasilkan lebih dari 20 ribu karya seni dan hampir 2.000 di antaranya adalah lukisan.
Pertanian Ramah Lingkungan, Bagaimana Mewujudkannya?
Pertanian modern dianggap menjadi penyumbang kerusakan ozon. Lalu bagaimana mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan?
Inter Milan Lebur Bareng Frank de Boer
Inter Milan tampil labil pada awal musim 2016/2017 ini, baik di Liga Italia Serie A maupun di Liga Europa. Masa depan Frank de Boer pun jadi sorotan. De Boer harus mampu memperbaiki kinerjanya. Jika tidak, bukan mustahil posisinya bakal digusur secara prematur.

Yang Terlalu Indah Bisa Jadi Menipu
Imbal hasil investasi yang tinggi memang menggiurkan. Ia adalah pemikat agar investor mau menempatkan dananya pada sebuah investasi. Namun, di balik itu, ada bahaya besar yang mengancam: penipuan.

Akal-akalan Madoff Memikat Investor Kakap dengan Skema Ponzi
Jika ada kasus penipuan investasi mencuat, maka ingatan orang langsung melayang ke Bernie Madoff. Ia sukses memikat para pesohor dan lembaga keuangan internasional untuk menanamkan investasi sebelum akhirnya melenyapkannya.

Diaspora Tionghoa dan Penanaman Modal Asing di Cina
Pada beberapa negara, persentase jumlah etnis Tionghoa berbanding lurus dengan jumlah penanaman modal asing negara-negara itu di Cina.
Strategi di Balik Tersalipnya Avanza oleh Calya
Sebagai pemimpin pasar, Toyota tak lelah terus mencoba masuk pasar baru agar tetap berkuasa. Kehadiran LCGC Calya yang berkolaborasi dengan Daihatsu Sigra telah menghadirkan pasar entry level baru di segmen mobil MPV. Toyota telah mencoba masuk ke pasar ini dengan risiko pasar Avanza tergerus.

Penderitaan Tahanan Pulau Buru dalam Sketsa
Di Pulau Buru, ada kelaparan, kerja paksa, tapi ada juga kasih sayang sesama tahanan. Gregorius Soeharsojo Goenito, seorang eks tahanan, menumpahkan semua yang dialaminya ke dalam sketsa.
Garuda dan Traveloka Kini Akur Lagi
Garuda dan Traveloka sempat menggelar pameran perjalanan yang berbeda dalam waktu bersamaan. Lalu tiba-tiba penerbangan Garuda dan Citilink menghilang dari Traveloka selama tiga pekan. Kini, kedua perusahaan ini sudah akur lagi.
Bagaimana Generasi Z di AS Memandang Dunia Kerja?
Generasi Z cenderung percaya diri memegang kendali atas karier sendiri.

Simatupang Mematahkan Mitos
Simatupang berdebat sengit dengan guru sejarahnya. Ia berusaha mematahkan mitos-mitos sang guru yang bermental kolonialis itu.
Bagaimana Facebook Membentuk Wajah Dunia Abad 21
Facebook tak hanya media sosial yang paling populer hari ini dengan 1.590 juta pengguna. Ia juga punya kekuatan yang besar untuk membentuk wajah dunia di abad 21, merentangkan pengaruhnya di ranah sosial, ekonomi, hingga politik. Dari mengubah gaya berhubungan antar orang, menyediakan pasar baru, hingga memfasilitasi revolusi di sebuah negara.

Bisnis Menggiurkan Endorsement di Media Sosial
Berapa banyak follower Anda di Instagram, Facebook, atau Snapchat? Jika sudah puluhan ribu, Anda bisa jadi jutawan. Jika Anda di Amerika dan punya follower jutaan, Anda bisa meraup miliaran rupiah hanya dengan satu kali posting menyebut produk tertentu. Istilahnya: endorsement.
Usaha Mencari Kebahagiaan
Beberapa orang menjadi benar-benar bahagia ketika ia menyadari bahwa apa yang dimilikinya cukup. Sisanya berusaha mencari kebahagiaan dengan uang dan harta. Tapi apa dan bagaimana semestinya bahagia itu?

Kekhawatiran Tentang Status Dwi Kewarganegaraan
Status dwi kewarganegaraan masih dikhawatirkan oleh banyak pihak. Misalnya menjadi sarana penyebaran paham radikal, separatisme dan terorisme. Sementara di sisi lain, banyak pula persoalan yang harus dipertimbangkan terkait hak para diaspora yang memilih pulang ke tanah air.

Jalan Terjal untuk Dwi Kewarganegaraan
Biaya untuk melahirkan UU Dwi Kewarganegaraan diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Para diaspora Indoensia melakukan penggalangan dana. Meski beleid belum juga lahir, pemerintah membuat kebijakan yang memudahkan bagi para diaspora.

Ketika Duterte Tinggalkan AS dan Merapat ke Cina Demi Uang
Keputusan Duterte merapat ke Cina memang logis karena bermotif bisnis, ada profit yang bisa didapat. Namun, ucapan Duterte yang mengatakan hendak meninggalkan AS dalam waktu dekat, tentu sulit dicerna. Tapi berhubung yang mengatakan ini adalah Duterte – si raja hiperbolik – maka ucapannya ini anggap saja angin lalu.

Badut-badut yang Tak Lagi Lucu
Di Amerika, Inggris, dan sekarang sampai ke Jerman, badut-badut yang seharusnya lucu kini berubah menjadi sosok menakutkan. Lelucon yang menakut-nakuti dengan kostum badut kian meresahkan, membuat polisi harus turun tangan.

Mendadak Jadi Ahli Bahasa
Di dunia ada beberapa kasus langka yang membuat seseorang seketika jago aksen bahasa asing. Istilahnya dikenal sebagai foreign accent syndrome. Sepintas hal ini dianggap positif, tapi banyak hal yang merugikan bagi penderitanya.
Komitmen Samar MK pada Antikorupsi
Komitmen MK terkait pemberantasan korupsi mulai dipertanyakan. Sanksi etik pada Ketua MK Arief Hidayat dan putusan MK yang dinilai menguntungkan koruptor serta memberikan dampak buruk bagi upaya pemberantasan korupsi menjadi pemicunya. MK membutuhkan figur-figur hakim berintegritas tinggi dan mendukung upaya pemberantasan korupsi yang sudah menjadi borok negeri ini.
Masuk tirto.id








