Indeks Korupsi Laptop Chromebook

Eks Stafsus Nadiem Klaim Tak Berwenang Tetapkan Harga Chromebook
Eks Stafsus Mendikbudristek Nadiem Makarim, Fiona Handayani, hanya mengamini bahwa harga Chromebook ada yang Rp3 juta dan Rp6 juta per unit.

Hakim Pertanyakan Latar Eks Stafsus Nadiem di Dunia Pendidikan
Fiona Handayani lulusan Teknik dan MBA. Dia bekerja di berbagai perusahaan top, tapi tak terkait pendidikan. Hal ini mendapat sorotan dari Hakim PN Jakpus.

Eks Stafsus Nadiem Pernah Ingatkan Proyek Chromebook Berbahaya
Eks Stafus Nadiem itu memilih diam walaupun sudah mengetahui pengadaan laptop tersebut berbahaya dan tidak melaporkannya kepada aparat penegakan hukum.

JPU Ungkap Saksi Kasus Chromebook Suka Pingsan Bila Tertekan
Hakim mengizinkan Mariana Susy diberikan pendampingan selama bersaksi di sidang korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Saksi Kasus Chromebook Kembalikan Rp5,1 M Karena Takut
Susy yang merupakan rekanan penyedia Chromebook mengatakan uang tersebut adalah bagian hasil keuntungan dari pengadaan dari Kemendikbudristek 2019-2022.

Nadiem Optimistis Bebas dari Kasus Korupsi Laptop Chromebook
Menurut Nadiem pengadaan Chromebook di e-katalog bukan merupakan tanggung jawabnya, melainkan kewenangan antara vendor dan LKPP.

Kejagung: Jurist Tan Tetap Diproses Hukum bila Bukan WNI Lagi
Kejagung mengklaim sudah mengetahui keberadaan Jurist Tan, tapi masih menunggu red notice terbit dari Interpol.

Stafsus Nadiem Ceritakan Awal Perkenalan-Pembentukan Grup WA
Fiona menjelaskan grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" merupakan grup informal yang dibuat oleh Nadiem, yang membicarakan seputar pendidikan.

Eks Stafsus Nadiem Mengaku Dapat Gaji Rp50 Juta/Bulan
Fiona Handayani adalah Stafsus Nadiem di bidang isu-isu strategis. Tugasnya memberi saran & masukan kebijakan program prioritas untuk semua tingkat sekolah.

Saksi Setor Rp300 Juta atas Perintah Terdakwa Kasus Chromebook
Namun, ketika ditanya mengenai asal-usul uang tersebut, Harnowo mengaku tidak mengetahui sumber juga peruntukannya.

Kejaksaan Agung Pastikan Jurist Tan masih Berstatus WNI
Kejagung sebut keberadaan Jurist Tan hingga saat ini masih di Sydney, yang merupakan kota kelahiran suaminya.

Sidang Kasus Chromebook Ungkap Kode yang Dipakai Saat Pengadaan
Saksi menyebut Kemendikbudristek diberi kode “Senayan” selama proses pengadaan laptop itu berlangsung.

Nadiem Singgung Kebijakan Pengadaan Tablet di Era Muhadjir
Muhadjir menganggarkan pengadaan TIK sebesar Rp1,68 triliun, sementara Nadiem Makarim menyebut dirinya selalu menganggarkan lebih rendah.

Saksi Akui Terima Uang 7 Ribu Dolar AS dari Vendor Chromebook
Uang tersebut diterima sebagai bentuk tanda terima kasih atas pengadaan Chromebook.

Kejagung Telusuri Pengajuan Izin Tinggal Jurist Tan di Australia
Kejaksasan Agung mengatakan untuk penelusuran aset mantan Stafsus Nadiem Makarim itu di luar negeri, tetap memerlukan Red Notice Interpol.

Pengadaan Chromebook Jalan Sebulan setelah Nadiem Jadi Menteri
Saksi bercerita bahwa Nadiem bertemu langsung dengan petinggi Google dan langsung menyetujui upaya pengadaan Chromebook.

Hakim Heran, Kesaksian Saksi Kasus Chromebook Terlalu Seragam
Hakim Tipikor menyoroti kemiripan detail kesaksian sejumlah saksi, termasuk soal peran Jurist Tan, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook.

Kubu Nadiem Akan Laporkan 3 Saksi Dugaan Gratifikasi Chromebook
Tim kuasa hukum Nadiem Makarim menilai tiga saksi menerima gratifikasi dari proyek Chromebook dan meminta KPK menindaklanjuti dugaan tersebut.

Kasus Chromebook: Eks Dirjen Kemendikbud Terima Rp50 Juta & HP
Eks Dirjen Kemendikbud Jumeri mengaku menerima uang Rp50 juta dan ponsel dari bawahannya, yang dikaitkan jaksa dengan proyek pengadaan Chromebook.

Kejagung: Tak Ada Kewajiban Serahkan LHP BPKP ke Pihak Nadiem
Kejagung menilai LHP BPKP termasuk barang bukti dan itu akan terbuka di rangkaian persidangan yang masih berjalan.
Masuk tirto.id








