tirto.id - Lebih dari 60 siswa di SMPN 1 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (14/10/2025).
Kapolsek Boyolangu, AKP Tarmadi, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Pada saat itu, sejumlah siswa mengeluh sakit perut, menggigil, pusing, dan muntah. Diketahui, mereka mengalami gejala tersebut usai mengonsumsi makan siang dari program MBG.
Kemarin sore dilaporkan, sebanyak 61 siswa dirawat di Puskesmas Boyolangu. Sebagian besar siswa diperkenankan pulang ke rumah setelah mendapat perawat ringan.
Sementara itu, sebanyak empat di antaranya dirujuk ke RSUD dr Karneni Campurdarat.
"Dugaan sementara penyebabnya berasal dari ayam atau irisan tomat dalam menu MBG yang kondisinya sudah tidak segar," kata Tarmadi.
Petugas kepolisian telah mengamankan sampel sisa makanan dan muntahan korban untuk diuji laboratorium.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Anna Sapti Saripah, mengatakan kondisi siswa yang mengalami keracunan telah berangsur pulih. Namun, pihaknya tetap memantau puskesmas sekitar sekolah.
Langkah tersebut dilakukan lantaran ada siswa yang baru mengalami gejala keracunan saat berada di rumah. “Karena itu, puskesmas terdekat kami minta ikut membantu dan segera melaporkan setiap kasus baru agar pengawasan lebih mudah dilakukan,” ujarnya.
Tim gabungan dari Dinkes Tulungagung dan kepolisian telah melakukan pemeriksaan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Gusti Maringi Mukti di Desa Tanggung, Kecamatan Capurdarat sebagai penyedia MBG di SMP 1 Boyolangu.
Masuk tirto.id


































