Menuju konten utama

Profil M. Qodari Kepala Kantor Staf Presiden yang Baru Dilantik

M. Qodari atau yang dikenal sebagai Mr. Q, dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Presiden, Rabu (17/9). Simak profil, karier, dan pendidikannya.

Profil M. Qodari Kepala Kantor Staf Presiden yang Baru Dilantik
Muhammad Qodari (tengah) berdiri saat dipanggil Presiden Prabowo Subianto dalam pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/Spt.

tirto.id - M. Qodari dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Presiden pada Rabu (17/9/2025). Qodari menggantikan Anto Mukti Putranto yang sebelumnya dicopot Prabowo.

Sebelumnya, M. Qodari merupakan Wakil Kepala Kantor Staf Presiden ketika Kabinet Merah Putih baru dibentuk Prabowo Subianto. Setelah AM Putranto dicopot, posisi Qodari dinaikkan oleh Prabowo.

Pelantikan Qodari tersebut dilakukan bersamaan dengan pemberhentian dan dilantiknya sejumlah pejabat menteri dan pejabat setingkat menteri, seperti Menteri Koordinator Politik dan Keamanan serta Menteri Pemuda dan Olahraga.

Pelantikan ini menjadi perubahan posisi Kabinet Merah Putih bikinan Prabowo-Gibran yang ketiga dalam satu tahun pertama pemerintahan keduanya.

Dikenal sebagai peneliti politik dan relawan Jokowi-Prabowo 2024 (JokPro2024), bagaimana rekam jejak Qodari? Berikut penjelasannya.

Profil M. Qodari, Sepak Terjang Mr. Q, & Pendidikan

Muhammad Qodari lahir di Palembang pada 15 Oktober 1973. Sebelum masuk gelanggang politik praktis jadi relawan dan kini masuk pemerintahan, Qodari terlebih dahulu dikenal sebagai peneliti sejumlah lembaga survei.

Qodari merupakan alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia angkatan 1992. Setelah lulus, ia bekerja di Institut Arus Informasi (ISAI) sebagai peneliti.

Selama di ISAI itu, Qodari mempublikasikan sejumlah penelitian dengan fokus isu pada kebebasan pers. Penelitian-penelitiannya ini turut membawanya melanjutkan studi di Universitas Essex di Inggris guna mengejar gelar magisternya.

Di Essex, Qodari memperdalam ilmu psikologi sosial dengan mengambil fokus di bidang political behaviour. Ia menempuh pendidikan magister ini hingga lulus pada 2002.

Setelah kembali ke Indonesia, ia menjadi peneliti untuk Centre For Strategic and International Studies (CSIS). Dari sana, karier Qodari sebagai peneliti lembaga survei mulai terbentuk.

Pada 2003, ia bergabung ke Lembaga Survei Indonesia (LSI) untuk menjadi direktur riset di sana. Di saat bersamaan, ia juga menjadi chief editor untuk Majalah Kandidat.

Dua tahun di LSI membuatnya dipilih mengisi posisi strategis di lembaga survei independen tersebut. Pada 2005, ia menjadi wakil direktur eksekutif di sana.

Pada 2006, Qodari membuat lembaga surveinya sendiri, yakni Indo Barometer (IB).

Sepak terjangnya sebagai peneliti dan pengamat politik Indonesia terus ia lakukan. Pada 2016, ia mendapat gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada dengan disertasi bertema Pilpres 2014.

Kemudian pada 2024, Qodari memilih untuk turun dalam gelanggang politik praktis dan terlibat aktif dengan menjadi relawan Jokowi-Prabowo (JokPro).

Hal tersebut sempat ramai jadi perhatian publik karena JokPro dan Qodari merupakan salah satu pihak yang lantang menyerukan Jokowi agar kembali maju sebagai capres tiga periode, meskipun Undang-Undang telah menggariskan masa jabatan presiden maksimal dua kali periode.

Ketika Jokowi tidak maju kembali dalam Pilpres 2024, Qodari kemudian ganti mendukung pasangan calon Prabowo-Gibran dalam pemilihan tersebut. Qodari juga menjadi Ketua Umum Gerakan Sekali Putaran (GSP) yang mendorong Pilpres 2024 dapat dilakukan sekali putaran untuk kemenangan pasangan calon Prabowo-Gibran.

Ketika pasangan yang ia dukung menang dalam pemilu, Qodari ditarik Prabowo untuk menjadi salah satu pejabat setingkat menteri, yakni sebagai Wakil Kepala Kantor Staf Presiden.

Kini, Prabowo menaikkan Qodari menjadi Kepala Kantor Staf Presiden setelah AM Putranto dicopot dari jabatan tersebut.

Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan