tirto.id - Ko Hyung-jin ditunjuk sebagai wasit dalam laga el clasico Persib vs Persija di Liga Super 2025/2026 pekan ini. Ia merupakan pengadil lapangan berkebangsaan Korea Selatan (Korsel).
Wasit berusia 43 tahun tersebut sejauh ini sudah punya pengalaman memimpin pertandingan Liga Indonesia sejak musim 2024/2025.
Adapun jadwal big match Persib Bandung vs Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026 matchday 17, akan berlangsung hari Minggu, 11 Januari 2026, mulai jam 15.30 WIB. Venue pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Pertandingan Persib vs Persija berpotensi jadi laga panas, mengingat rivalitas kedua tim. Oleh karenanya ketegasan wasit dibutuhkan untuk memimpin laga. Ko Hyung-jin dianggap memenuhi kriteria untuk menjadi pengadil lapangan di laga ini.
"Duel panas Persib vs Persija pada El Clasico Indonesia dipastikan dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin. Pengadil asing dipercaya mengawal laga penuh tensi ini," demikian informasi yang dirilis @sports.indosiar.
Akan tetapi laga akhir pekan ini bukan menjadi yang pertama bagi dirinya di sepak bola Indonesia. Sejak PSSI menerapkan kebijakan menggunakan wasit asing di beberapa laga penting Super League, Ko menjadi salah satu wasit yang direkrut.
Secara total Ko sudah memimpin 5 pertandingan Liga Indonesia sejak musim lalu. Ada 4 pertandingan Liga 1 yang ia pimpin, yaitu: Dewa United vs Arema, Borneo vs Semen Padang, Persebaya Surabaya vs Malut United, lalu Persija Jakarta vs Persita Tangerang.
Dalam 4 laga itu Ko total mengeluarkan 12 kartu kuning. Terbanyak ada pada 2 pertandingan, salah satunya Persebaya vs Malut yang selesai dengan skor 0-2.
Di laga itu 4 kartu kuning dilayangkan Ko untuk 2 pemain Persebaya (Mohammed Rashid dan Dejan Tumbas), serta 2 pemain Malut (Sony Nordé dan Junior Brandão).
Empat kartu kuning juga dikeluarkan Ko untuk laga Borneo vs Semen Padang, yang dimenangi tim tamu dengan skor 1-3.
Untuk laga ini Ko juga mengganjar 1 kartu merah kepada Dwiki Hardiansyah (Borneo), akibat akumulasi 2 kartu kuning. Sedangkan 2 kartu kuning lain diberikan kepada Leo Guntara (Borneo) dan Arthur Augusto (Semen Padang).
Pada musim 2025/2026 ini, Ko baru memimpin 1 pertandingan di Super League. Momen itu terjadi pekan lalu di laga PSIM Yogyakarta vs Semen Padang, pekan 16. Hasilnya PSIM menang 1-0, berkat hadiah penalti yang diberikan Ko, lalu berhasil dikonversi menjadi gol oleh Zé Valente.
Secara keseluruhan ada 5 kartu kuning yang dikeluarkan Ko dalam laga PSIM vs Semen Padang. Tiga kartu kuning untuk pemain, yakni Reva Adi Utama (PSIM) serta Herwin Saputra dan Ripal Wahyudi (Semen Padang). Lalu 2 kartu kuning kepada pelatih masing-masing tim, yaitu Jean-Paul van Gastel (PSIM) dan Dejan Antonic (Semen Padang).
Performa kepemimpinan Ko di laga PSIM vs Semen Padang mengundang kritik dari Antonic. Pelatih Semen Padang itu kecewa dengan beberapa keputusan wasit. Protes keras yang ia lakukan justru berbuah kartu kuning pada menit 62, atau sesaat sebelum gol penalti PSIM.
Setahun kemudian Ko juga diminta memimpin laga di Liga Super China, sekaligus tercatat sebagai pengalaman pertama memimpin laga di luar negeri.
Ada 4 pertandingan yang ia pimpin saat itu, yakni: Shandong Luneng Taishan vs Tianjin Jinmen Tiger, Qingdao Hainiu vs Shanghai Shenhua, Beijing Chengfeng vs Henan FC, lalu Guangzhou City vs Shenzhen Asia Travel.
Sejak menjadi wasit FIFA pada 2009, Ko juga langsung ditunjuk memimpin 2 pertandingan uji coba internasional. Masing-masing adalah laga Singapura vs Cina, lalu Cina vs Bostwana.
Perlahan karier Ko terus menanjak. Ia turut dipercaya memimpin pertandingan ACL Elite, Asian Games, maupun Kualifikasi Piala Dunia. Salah satu laga yang dipimpin adalah ajang WCQ 2020 antara Indonesia vs Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan berakhir 2-3 untuk tim tamu.
Ko juga pernah memimpin laga Timnas Indonesia vs Lebanon. Momen itu terjadi ketika FIFA Matchday bulan September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Pertandingan berakhir imbang 0-0.
Catatan lainnya, Ko Hyung-jin pernah menjadi ofisial keempat di laga Piala Dunia U17 2023. Salah satunya antara Indonesia vs Panama, yang selesai dengan skor imbang 1-1.
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id


































