Menuju konten utama

Profil Keigo Higashino, Penulis Novel Misteri Jepang Meninggal

"The Devotion of Suspect X" salah satu novel terlaris karya Keigo Higashino. Sebagian novelnya diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Berikut profilnya.

Profil Keigo Higashino, Penulis Novel Misteri Jepang Meninggal
Foto arsip tanpa tanggal yang disediakan oleh kantor berita Jepang Jiji Press pada 27 Juli 2026 ini memperlihatkan penulis Jepang Keigo Higashino di Tokyo. Penulis fiksi misteri Jepang Keigo Higashino meninggal dunia pada usia 68 tahun, demikian disampaikan penerbitnya pada 27 Juli 2026. (Foto oleh JIJI Press / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penulis terkemuka asal Jepang, Keigo Higashino, meninggal dunia pada Rabu (22/7/2026) lalu. Ia dikenal lewat novel-novel misteri yang pernah ia tulis. Berikut sosok penulis novel misteri tersebut.

Sebelumnya, Keigo Higashino dilaporkan meninggal dunia pada Rabu lalu. Seturut Tokyo Weekender, Higashino meninggal dunia karena penyakit kanker usus besar yang ia derita.

Penerbit karya Higashino, Kodansha, kemudian mengonfirmasi kabar tersebut pada Senin (27/7). Dalam keterangannya, pihak penerbit juga memastikan bahwa karya-karya Higashino akan tetap bisa dinikmati para pembaca.

Prosesi pemakaman Higashino dilaporkan telah dilakukan secara tertutup oleh anggota keluarga. Sebuah upacara peringatan kematian Higashino dijadwalkan akan diselenggarakan, namun detail spesifik tentang rencana ini belum dirilis secara resmi.

Keigo Higashino selama ini telah dikenal sebagai penulis novel misteri yang digemari di Jepang. Sejumlah karyanya telah begitu populer hingga diadaptasi sebagai serial drama dan disiarkan ke televisi.

Profil Keigo Higashino

Keigo Higashino meninggal dalam kenangan publik Jepang sebagai salah satu penulis novel misteri paling laris sepanjang masa. Higashino telah menulis lebih dari 100 judul buku dan karya-karyanya telah diterjemahkan ke 40 bahasa, termasuk Indonesia.

Higashino memang dikenal sebagai penulis novel yang sukses. Namun, ia memulai karier profesional justru di bidang yang jauh dari dunia tulis-menulis.

Lahir di Osaka pada 4 Februari 1958, Higashino semula meniti karier di bidang teknik mesin. Ia adalah Sarjana Teknik dari Universitas Prefektur Osaka dan memulai karier profesionalnya sebagai insinyur perusahan otomotif Nippon Denso Co.

Tulis-menulis semula hanya menjadi hobi bagi Higashino. Ia menulis ketika memiliki waktu luang di sela-sela pekerjaannya sebagai insinyur.

Hingga 1983, hobi tersebut rupanya menghasilkan sebuah naskah novel. Naskah ini kemudian didaftarkan Higashino ke ajang tahunan Penghargaan Edogawa Rampo.

Pada 1985, naskah ini berhasil memenangkan ajang penghargaan tersebut. Naskah Higashino itu lalu diterbitkan dalam judul "Hokago" yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai "After School".

Novel pertamanya itu kemudian menuai kesuksesan. Buku itu rupanya direspons positif oleh para pembaca di Jepang. Hal ini lalu membuat Higashino meninggalkan kariernya sebagai insinyur dan mengejar mimpinya sebagai penulis penuh waktu.

Sejak itu, Higashino rajin menelurkan novel-novel misteri dari tahun ke tahun. Alur cerita yang rumit dan kreativitas dalam membungkus kisah misteri kemudian menjadi kekuatan utama dalam riwayat kepenulisan Higashino.

Pada 2005, karier kepenulisan Higashino kembali terkerek naik berkat novel "The Devotion of Suspect X" yang ia tulis kala itu. Novel ini digemari para pembaca dan dengan cepat menjadi populer.

Novel "The Devotion of Suspect X" berkisah tentang guru matematika jenius yang membantu tetangganya menutupi pembunuhan yang tak disengaja. Kisah ini ditulis Higashino sebagai bagian dari seri “Detektif Galileo” yang telah ditulis sejak 1998.

"The Devotion of Suspect X" kemudian menjadi novel paling terkenal buatan Higashino. Kepopulerannya juga membuat seri “Detektif Galileo” miliknya diadaptasi ke format drama televisi pada 2007.

Tak hanya televisi, karya-karya Higashino juga kemudian diangkat ke medium layar lebar. Novel populer dari seri “Detektif Galileo” miliknya telah menjadi sumber cerita bagi film Salvation of a Saint (2012) hingga A Midsummer’s Equation (2016).

Memasuki dekade 2020, karya-karya Keigo Higashino mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Beberapa di antaranya dipasarkan dengan judul "Keajaiban Toko Kelontong Namiya" (2020), "Catatan Pembunuhan Sang Novelis" (2020), "Angsa dan Kelelawar" (2023) hingga "Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama" (2020).

Baca juga artikel terkait PROFIL TOKOH atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar