tirto.id - Diananda Choirunisa kembali mencatatkan namanya setelah meraih medali emas cabang panahan pada SEA Games 2025 di Thailand. Atlet asal Surabaya itu keluar sebagai juara nomor individual recurve putri.
“Ya alhamdulillah, kerja keras kami tim selama satu tahun ini enggak sia-sia, membuahkan hasil,” ujar Diananda sebagaimana yang dikutip dari Antara.
Ia mengungkapkan target pribadinya sebenarnya membidik tiga emas. Meski demikian, dua medali emas yang diraih tetap disyukuri.
Sementara itu, kontingen Indonesia masih kokoh di posisi kedua update medali SEA Games 2025. Hingga hari kedelapan pelaksanaan, Rabu (17/12), tim Merah Putih mampu mempertahankan peringkat tersebut di klasemen sementara dengan mengumpulkan delapan medali emas.
Profil Diananda Choirunisa Atlet Panahan SEA Games 2025
Diananda Choirunisa lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 16 Maret 1997. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang memiliki kedekatan dengan dunia olahraga. Latar tersebut membentuk kedisiplinan dan ketertarikannya sejak usia dini.
Perempuan yang akrab disapa Nisa ini dikenal sebagai pribadi yang tenang dan fokus. Karakter tersebut kerap terlihat dalam kesehariannya, baik di dalam maupun di luar arena. Sikapnya cenderung tertutup, namun konsisten dalam menjalani rutinitas.
Panahan mulai dikenalnya sejak kecil melalui keluarga terdekat. Ibunya, Ratih Widyanti, merupakan atlet panahan Jawa Timur yang berperan besar dalam pengenalan olahraga tersebut. Dari rumah, Diananda mulai memahami dasar-dasar teknik dan mental bertanding.
Dalam kehidupan pribadi, Diananda telah membangun rumah tangga. Ia menikah dengan Danie Pratama. Pernikahan keduanya berlangsung pada Juni 2021.
Di luar aktivitas olahraga, Diananda pernah menempuh pendidikan tinggi di Universitas Airlangga. Ia tercatat sebagai mahasiswi Program Studi Psikologi angkatan 2015.
Keseharian Diananda diisi dengan pembagian waktu antara latihan dan keluarga. Ia dikenal menjaga pola hidup teratur untuk menopang aktivitas padatnya. Rutinitas tersebut menjadi bagian dari keseimbangan personal yang dijalaninya.
Karier dan Prestasi Diananda Choirunisa
Diananda Choirunisa mulai memperkuat tim nasional panahan Indonesia sejak 2013. Debutnya di level internasional langsung ditandai dengan raihan medali emas SEA Games 2013. Sejak itu, ia menjadi bagian reguler skuad panahan nasional di berbagai ajang besar.
Pada SEA Games Kuala Lumpur 2017, Diananda berhasil menambah koleksi medali emasnya, sekaligus mengukuhkan reputasinya sebagai pemanah unggulan. Selain itu, ia juga mengantongi medali perak di ajang yang sama.
Prestasinya di tingkat regional semakin lengkap dengan medali perak di SEA Games Singapura 2015 dan Filipina 2019.
Baru-baru ini, pada Desember 2025, Diananda juga membawa pulang medali emas pada SEA Games di Thailand. Torehan tersebut membawa Indonesia pada posisi kedua update klasemen terbaru SEA Games Thailand 2025.
Perempuan kelahiran Surabaya itu juga meraih sejumlah medali di kancah internasional, termasuk dua medali perak di Islamic Solidarity Games 2013 dan medali perak di Youth Olympic Games China 2014.
Keikutsertaannya di Asian Games 2018 juga membuahkan medali perak. Sementara di Kejuaraan Dunia Shanghai 2018, ia menyabet medali perunggu, menambah daftar panjang prestasi internasionalnya.
Selain medali emas dan perak, Diananda mengumpulkan beberapa medali perunggu, termasuk di SEA Games Filipina 2019. Ia juga melangkah ke babak perempat final di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024 pada beberapa nomor recurve. Kiprah panjangnya menegaskan posisinya sebagai salah satu pemanah andalan Indonesia.
Pembaca yang ingin mengetahui informasi seputar SEA Games 2025 dapat klik tautan di bawah ini.
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Indyra Yasmin
Masuk tirto.id


































