Menuju konten utama

Pramono Resmikan IPA Pesanggrahan, Suplai Air untuk 10 Kelurahan

Pramono Anung meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/9/2025).

Pramono Resmikan IPA Pesanggrahan, Suplai Air untuk 10 Kelurahan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kedua kiri) bersama Gubernur Banten Andra Soni (kiri), Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (kedua kanan), dan Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin (kanan) mengambil air minum yang telah diolah di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (9/9/2025). IPA Pesanggrahan mampu menambah suplai air minum sebesar 750 liter per detik dengan sebanyak 75 ribu sambungan baru di 10 kelurahan di tiga kecamatan Jakarta, serta mendukung kebutuhan air di Tangerang Selatan. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/9/2025).

Fasilitas yang dimiliki oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya itu ditargetkan akan memasok air bersih bagi 10 kelurahan dan tiga kecamatan di Jakarta.

“Saya sungguh gembira bahwa IPA Pesanggarahan ini outletnya yaitu 750. Dan bisa [pasok air bersih] untuk 10 kelurahan, tiga kecamatan,” ujar Pramono saat melakukan peresmian, Selasa.

Pramono menjelaskan air yang diolah di IPA Pesanggrahan itu berasal dari Sungai Pesanggrahan yang terletak di kawasan Banten.

Untuk itu, air bersih yang dihasilkan dari IPA Pesanggrahan nantinya juga akan dipasok ke wilayah Banten, tepatnya di Kota Tangerang Selatan.

“Nanti juga airnya sebagian untuk kebutuhan warga di Tangerang Selatan,” ungkap Pramono.

Menurut politisi senior PDIP itu, IPA Pesanggrahan dibangun untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Jakarta dan Banten lewat pasokan air bersih.

Selain itu, fasilitas tersebut juga bertujuan untuk memenuhi cakupan air bersih di Jakarta hingga 100 persen. Pasalnya, hingga saat ini ia mengatakan cakupan air bersih di Jakarta baru mencapai 74,24 persen.

“Dan untuk itu, saya sudah berkali-kali menyampaikan kepada Pak Dirut [PAM Jaya], mudah-mudahan di tahun 2029, seluruh air bersih di Jakarta bisa terpenuhi dengan baik,” tuturnya.

Selanjutnya, Pramono juga menargetkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dapat bekerja sama dengan Pemprov Banten untuk memasok air dari Bendungan Karian yang berada di kawasan Lebak, Banten.

Dengan begitu, nantinya air dari bendungan itu dapat diolah menjadi air bersih dan kemudian disalurkan kepada masyarakat.

“Kalau Pesanggrahan saja selesai, masa Karian enggak selesai? Jadi kalau kami diizinkan, kami bekerja sama dengan Pemerintah Banten, akan menyelesaikan urusan Karian,” tukasnya.

Baca juga artikel terkait PRAMONO ANUNG atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama