Menuju konten utama

Pramono Izinkan Orang Luar Jakarta Daftar Jadi Petugas Damkar

Pelamar dari luar Jakarta mendominasi pendaftaran dalam berbagai seleksi penerimaan pekerja lapangan di DKI.

Pramono Izinkan Orang Luar Jakarta Daftar Jadi Petugas Damkar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan keterangan pers kepada para awak media di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (29/7/2025). tirto.id/Naufal Majid

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proses rekrutmen petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Jakarta terbuka untuk siapa saja, termasuk warga dari luar Jakarta. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan prinsip Jakarta sebagai kota terbuka bagi semua orang.

Pramono mengakui pelamar dari luar Jakarta mendominasi pendaftaran dalam berbagai seleksi penerimaan pekerja lapangan di DKI. Termasuk rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang lebih dulu dibuka.

“Jakarta ini sebagai kota yang terbuka, memang harus saya akui apa adanya bahwa sekarang ini begitu berbagai pembukaan lowongan itu yang mendaftar banyak sekali. Dan rata-rata bukan warga Jakarta, karena kan KTP-nya dilihat. Termasuk yang sekarang bentar lagi kita buka untuk damkar tadi,” kata Pramono kepada para wartawan, Senin (4/8/2025).

Pramono menyadari kebijakan itu membuat Jakarta makin menjadi tujuan utama pencari kerja dari berbagai daerah. Namun, ia menegaskan, pihaknya tidak akan membatasi pendaftaran hanya bagi pemegang KTP DKI Jakarta.

Politisi PDIP itu menambahkan kuota penerimaan petugas Damkar tetap terbuka bagi warga dari luar kota, meskipun hal itu disebutnya dapat menjadi beban bagi Kota Jakarta.

“Saya yakin memang ya ini sebagai bagian dari kota terbuka orang menaruh harapan untuk bisa menggantung nasib pekerja di Jakarta. Untuk itu saya tetap akan menjalankan secara terbuka walaupun kemudian ini menjadi beban bagi kota Jakarta,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sempat mengumumkan akan membuka lowongan untuk Damkar sebanyak 1000 anggota. Penerimaan anggota Damkar baru ini dilakukan karena kuotanya sangat kurang di Jakarta.

Diketahui, dari total 267 kelurahan di Jakarta, saat ini hanya terdapat 170 pos pemadam kebakaran. Saat ini Jakarta memiliki sekitar 4.000 personel, padahal kebutuhan idealnya mencapai 10.000 hingga 11.000 orang.

Baca juga artikel terkait PRAMONO ANUNG atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama