Menuju konten utama

Prabowo Ungkap Penegak Hukum Diancam Karena Bongkar Korupsi

Prabowo menceritakan laporan yang ia terima terkait banyaknya penegak hukum yang mendapat intimidasi karena membongkar kasus korupsi.

Prabowo Ungkap Penegak Hukum Diancam Karena Bongkar Korupsi
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada Kongres IV Tunas Indonesia Raya (Tidar) di Jakarta, Sabtu (17/5/2025). Pada kongres tersebut Rahayu Saraswati Djojohadikusumo terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (PP Tidar) periode 2025-2030. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa dirinya menerima banyak laporan terkait ancaman dan intimidasi terhadap para penegak hukum karena membongkar kasus korupsi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan gentar dan mundur menghadapi para koruptor yang ingin menghindar dari jeratan hukum. Prabowo meminta aparat penegak hukum tidak ragu melawan ancaman.

Ia juga kembali menegaskan akan melawan segala bentuk korupsi di Republik Indonesia tanpa pandang bulu.

"Saya tahu ada penegak-penegak hukum yang diancam. Saya tahu, saya dapat laporan. Ada yang rumahnya didatangi, ada yang mobilnya diikuti, ada yang rumahnya difoto,” kata Prabowo saat memberikan sambutan di acara Kongres IV PP Tidar, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025) seperti dilansir kanal YouTube Gerindra TV.

Presiden juga mengeklaim selama enam bulan pemerintahannya telah menyelamatkan ratusan triliun dengan membongkar banyak kasus korupsi.

"Saya tidak gentar. Usia saya 73 tahun, saya hanya ingin meninggalkan nama baik. Saya akan melaksanakan tugas saya. Saya akan tegakkan keadilan," tegas Prabowo.

Prabowo memastikan tidak akan berhenti membongkar kasus-kasus korupsi. Ia mengingatkan masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi tantangan berat sebab selalu ada kekuatan besar yang menginginkan Indonesia tidak berdaya dan mandiri.

Kekuatan-kekuatan besar itu, ucap Prabowo, melakukan berbagai cara dan upaya melemahkan bangsa dan negara Indonesia. Namun, ia tak merinci siapa kekuatan besar yang dimaksud.

"Dengan segala dalih dan teknik, mereka ingin rusak sendi-sendi kehidupan kita. Mereka mau menyogok hakim-hakim kita, membeli pejabat-pejabat kita di semua eselon, di semua institusi," ucap Prabowo.

Baca juga artikel terkait PRABOWO atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Rina Nurjanah