Menuju konten utama

Prabowo: Saya Jadi Jenderal karena Jasa Para Petani Indonesia

Prabowo mengingatkan bahwa negara belum memiliki anggaran maupun lembaga keuangan sehingga ditolong petani pada masa awal kemerdekaan.

Prabowo: Saya Jadi Jenderal karena Jasa Para Petani Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perjalanan karier militernya tidak bisa dilepaskan dari peran dan jasa para petani Indonesia.

Menurut Prabowo, dukungan rakyat, khususnya petani, menjadi fondasi utama bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak masa perjuangan hingga kini.

“Saya jadi jenderal karena para petani Indonesia. Saya jadi jenderal karena rakyat Indonesia,” kata Prabowo saat berpidato dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo menegaskan, TNI adalah tentara rakyat yang lahir dan dibesarkan oleh rakyat.

Mantan Menteri Pertahanan RI itu mengingatkan bahwa pada masa awal kemerdekaan, negara belum memiliki anggaran maupun lembaga keuangan. Di momen sulit itu, petani menjadi pendukung utama para tentara.

“Yang mendukung perang kemerdekaan adalah rakyat Indonesia. Yang memberi makan kepada tentara pejuang-pejuang adalah para petani Indonesia. Kita tidak bakal merdeka tanpa jasa para petani kita,” ujar Prabowo.

Ia juga mengenang pengalamannya saat pertama kali masuk militer pada 1970-an.

Menurut Prabowo, ketika menjalani latihan di desa-desa Jawa Tengah dan Jawa Barat, rakyat dengan kondisi serba terbatas tetap memberi bantuan kepada para prajurit.

“Rakyat keluar dari rumah-rumah yang sederhana, memberi minuman teh, mereka memberi pisang, mereka memberi singkong kepada kami,” kata Prabowo.

Purnawirawan TNI itu menekankan bahwa bantuan itu diberikan di tengah keterbatasan, ketika masyarakat harus mengambil kayu bakar dan air dari tempat yang jauh.

Prabowo menilai hal itu sebagai wujud kecintaan rakyat kepada tentara dan negara.

“Para petani lah yang paling setia, yang paling loyal dan yang paling merah putih di Republik Indonesia ini,” ujarnya.

Prabowo mengaku heran karena selama puluhan tahun para petani dan nelayan kerap kurang dihormati, dibela, dan dilindungi.

Setelah pensiun dari militer, ia menerima ajakan memimpin organisasi petani sebagai bentuk pengabdian.

“Saya diminta membela kepentingan petani dan nelayan Indonesia. Ini sungguh kehormatan bagi saya,” kata Prabowo.

Ia menyebut kepemimpinannya saat ini sebagai kesempatan untuk membalas budi kepada rakyat yang telah mendukungnya sejak awal pengabdian.

“Pangkat yang saya emban adalah dari rakyat. Karena itu saya sekarang harus berbakti untuk rakyat,” ujar Prabowo.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher