Menuju konten utama

Prabowo Bakal Lengkapi Kopdes Merah Putih dengan Pabrik Genteng

Rencana ini diungkapkannya sejalan dengan proyek gentengisasi untuk mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah.

Prabowo Bakal Lengkapi Kopdes Merah Putih dengan Pabrik Genteng
Presiden Prabowo Subianto bersiap membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, dan BPS tersebut bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto berencana melengkapi Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dengan pabrik genteng. Rencana ini diungkapkannya sejalan dengan proyek gentengisasi untuk mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah alih-alih seng yang mudah berkarat.

"Nanti Koperasi-koperasi (Desa) Merah Putih akan kami lengkapi dengan pabrik genteng," kata dia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/1/2026).

Menurut Prabowo, melengkapi Kopdes Merah Putih dengan pabrik genteng, hal yang memungkinkan karena alat-alat yang dibutuhkan untuk memproduksi genteng tidak mahal. Selain itu, bahan baku genteng dari tanah yang dicampur dengan zat limbah seperti limbah batu bara dan abu.

"Saya dapat laporan dari profesor-profesor kita bahwa limbah dari batu bara ya, ash itu dari batu bara ya, itu dicampur dengan tanah bahan genteng yang baik," jelas dia.

Prabowo berharap dengan program gentengisasi, atap-atap rumah warga bisa beralih sepenuhnya menggunakan genteng pada tiga tahun ke depan. Selain untuk mewujudkan Indonesia yang indah, gentengisasi juga diharapkan dapat memperlihatkan kebangkitan nasional.

"Saya berharap dalam 2, 3 tahun, Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan Indonesia. Indonesia harus bangkit, Indonesia harus kuat, Indonesia harus indah, rakyat kita harus bahagia,” kata Prabowo sambil menggebu-gebu.

Sementara itu, menurut dia saat ini banyak rumah, terutama di daerah-daerah yang masih menggunakan seng. Selain panas, rumah beratap seng dianggap cenderung mudah berkarat.

“Saya tidak tahu, ini dari dulu industri aluminium dari mana?” tanyanya,

Baca juga artikel terkait KOPERASI MERAH PUTIH atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama