tirto.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama dengan para tokoh agama, ulama, serta pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Istana Merdeka, Jakarta, besok, Kamis (5/3/2026).
"Bapak Presiden mengundang tokoh-tokoh agama dan ulama untuk buka puasa besok," kata Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Nasaruddin merinci, para pengasuh pondok pesantren juga turut diundang dalam acara tersebut selain pimpinan ormas Islam. Jumlah tamu undangan akan disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang tersedia di Istana.
"Seperti biasa, seperti yang diundang itu tokoh-tokoh agama, ya ormas-ormas Islam, pimpinan-pimpinan pondok (pesantren) sesuai kapasitas yang ditampung oleh ruangan yang ada," ucapnya.
Turut hadir dalam pertemuan persiapan tersebut, Ketua MPR Ahmad Muzani.
Muzani menyebutkan pertemuan besok tidak menutup kemungkinan akan membahas posisi Indonesia di Board of Peace (BoP).
Menurut Muzani, Presiden sangat terbuka terhadap pemikiran para pemimpin masyarakat dan bangsa.
"Pada prinsipnya presiden sangat terbuka terhadap pemikiran dan pandangan dari semua para pemimpin masyarakat, pemimpin bangsa," terang Muzani di kompleks Istana Kepresidenan.
Momen besok akan dimanfaatkan Presiden untuk mendengar masukan sekaligus menyampaikan pandangannya terkait isu perdamaian tersebut.
"Presiden ingin mendengarkan pandangan-pandangan, meskipun juga Presiden nanti akan menyampaikan pandangan beliau terhadap persoalan ini," ujar Muzani.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































