tirto.id - Polri tengah mengidentifikasi rekaman CCTV di sekitar lokasi penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Kasus yang kini ditangani Polres Jakarta Pusat dengan bantuan Polda Metro Jaya tersebut menjadi atensi khusus Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo guna mengungkap motif dan menangkap pelaku.
Kadiv Humas Polri, Irjen Jhonny Eddizon Isir, menyebut penyelidikan kasus ini dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Model A Nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.
"Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, yang kemudian sedang dalam proses untuk analisa lebih lanjut. Harapannya dapat teridentifikasi segera, ya. Mohon dukungan doa," ucap Jhonny dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).
Jhonny menerangkan, sampai saat ini sudah dua orang yang dilakukan permintaan keterangan. Dua saksi tersebut adalah orang yang menolong korban dan orang dekat Andrie yang mengetahui peristiwa ini.
"Polres Jakarta Pusat, kemudian bagian daripada langkah proaktif, tadi sudah menerbitkan laporan polisi model A. Di samping itu juga kemudian meminta visum et repertum awal terhadap kondisi luka dari saksi korban AY," tegasnya.
Jhonny bilang, dalam kasus ini tim penyidik Polres Metro Jakarta Pusat mendapatkan bantuan back up dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. Dia mengungkap, kasus ini juga menjadi atensi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Jhonny pun memastikan, kasus ini ditangani secara prosedural dan profesional, berbasis kepada penyidikan tindak pidana secara ilmiah atau crime science investigation. Tim penyidik akan berupaya menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik kejahatannya.
"Ada beberapa bagian tubuh yang kemudian terkena, dada, ada wajah, dan tangan. Kita berdoa semoga kemudian kategori luka bakar yang dialami oleh saksi korban AY ini bisa makin pulih dalam perawatannya dan sehat kembali. Itu doa kami semua," ujar dia.
Diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan peristiwa penyiraman air keras terhadap salah satu aktivis Kontras, tengah dalam proses penyelidikan. Tim penyidik pun telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk memperjelas peristiwa tersebut.
"Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakpus, mendalami saksi dan TKP," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, saat dikonfirmasi reporter Tirto, Jumat.
Budi menerangkan, pihaknya mengecam kejadian tersebut. Dia memastikan bahwa kepolisian akan berupaya menangkap pelaku dengan segera.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































