Menuju konten utama

Polisi: Kondisi Korban Selamat di Kasus Warakas Mulai Membaik

Dia pun mengatakan korban tersebut saat ini perlahan sudah dimintai keterangan secara terbatas karena kondisinya yang belum pulih sepenuhnya.

Polisi: Kondisi Korban Selamat di Kasus Warakas Mulai Membaik
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar (tengah) didampingi Kanit Resmob AKP Seno (kiri) dan Kanit Jatanras AKP Gustiyana (kanan) memberikan keterangan kepada awak media di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (5/1/2026). (ANTARA/Mario Sofia Nasution).
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara (Jakut), AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengatakan kondisi korban berinisial ASJ (22) yang kritis saat ditemukan di lokasi tewasnya tiga orang di Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat (2/1/2026) lalu kini sudah mulai membaik.

“Kami mendapatkan info kondisi sudah berangsur membaik, dan tentunya yang bersangkutan nantinya akan kita lakukan pemeriksaan,” kata Onkoseno di Jakarta, Senin (5/1/2026) sebagaimana dikutip Antara.

Dia pun mengatakan korban tersebut saat ini perlahan sudah dimintai keterangan secara terbatas, melihat kondisinya yang belum pulih sepenuhnya.

“Ke depan, masih akan kita lakukan pemeriksaan,” ujar Onkoseno.

Saat ini, kata dia, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap beberapa saksi. Saat ini, sudah 10 saksi yang sudah diperiksa. Kemungkinan, jumlah saksi masih bisa bertambah. Selain melakukan pemeriksaan, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik RS Polri.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk menemukan bukti-bukti pendukung lainnya,” tutur Onkoseno.

Menurut dia, pada Senin, telah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyelidik.

“Untuk racun diminum atau tidak, nah, itu yang sedang diteliti di laboratorium,” ungkap Onkoseno.

Terkait temuan baru di lokasi, dia menjelaskan pihaknya lebih berfokus pada makanan dan minuman yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Karena yang kami bandingkan adalah dari yang makanan dan minuman yang ada maupun yang sudah masuk ke dalam tubuh korban,” terang Onkoseno.

Sementara itu, mengenai kandungan zat berbahaya di dalam makanan atau minuman, seperti sianida, polisi masih belum dapat memastikan hal tersebut,

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, dan kami masih mendalami apa ada indikasi tindak pidana dalam kasus ini,” tegas Onkoseno.

Sebelumnya, tiga orang yang terdiri dari dua perempuan dan satu anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026) pagi.

Terdapat satu korban yang selamat dan dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban yang meninggal dunia, yakni anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50) dan perempuan berinisial AAL (27). Sementara itu, korban yang selamat itu pria berinisial ASJ (22).

Baca juga artikel terkait KINERJA KEPOLISIAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Andrian Pratama Taher