tirto.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama pihak kepolisian melakukan investigasi terhadap kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di sebuah tempat penitipan anak atau daycare di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Kepala DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan DP3AP2 Kota Yogyakarta, hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Yogyakarta.
“Sedang dalam investigasi kepolisian. Sudah terkoordinasi juga dengan DP3AP2 Kota Yogyakarta, KPAID Kota Yogyakarta, Forum Perlindungan Korban Kekerasan (FPKK), dan dinas kami,” kata Erlina saat dihubungi Tirto pada Sabtu (25/4/2026).
Erlina mengatakan, DP3AP2 DIY sangat prihatin akan kasus yang menimpa anak-anak tersebut. Ia pun memastikan bahwa dinasnya akan fokus untuk menangani korban dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, DP3AP2 DIY juga akan berfokus untuk melakukan pencegahan aksi kekerasan serupa, agar tidak terjadi keberulangan kasus di fasilitas daycare lainnya.
“Yang pasti kami prihatin, dan akan menangani korban dengan sebaik-baiknya. Juga meningkatkan upaya pencegahan supaya tidak terjadi lagi di daycare-daycare lainnya,” ucapnya.
Sebagai informasi, ramai unggahan di media sosial yang menampilkan dugaan penganiayaan terhadap anak yang terjadi di sebuah daycare di kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Lewat unggahan media sosial Threads beberapa orangtua mencurahkan kesedihan dan kekesalan mereka atas perlakuan daycare. Para korban berharap pihak daycare segera ditindak oleh kepolisian.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Anggun P Situmorang
Masuk tirto.id





























