Menuju konten utama

PKB Dukung Pilkada Tak Langsung, Nilai Politik Terlampau Panas

Cak Imin menilai Pilkada tidak langsung dapat membatasi kompetisi politik yang terlalu panas agar tidak berlarut-larut di tingkat daerah.

PKB Dukung Pilkada Tak Langsung, Nilai Politik Terlampau Panas
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, buka suara ihwal operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menimpa Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada Senin (3/11/2025). tirto.id/Naufal Majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan partainya sejalan dengan sikap Presiden Prabowo Subianto yang mendukung penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara tidak langsung melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai Pilkada tidak langsung dapat membatasi kompetisi politik yang terlalu panas agar tidak berlarut-larut di tingkat daerah.

Menurutnya, kompetisi politik yang berlangsung terus-menerus justru tidak produktif.

"Itu termasuk poin-poin pikiran yang kami usung dan beliau amat sangat setuju. Bahkan, politik yang terlampau kompetitif, tiap hari kompetitif, tidak produktif," kata Cak Imin di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, PKB menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa kompetisi politik tetap diperlukan, namun harus dilakukan dengan cara yang lebih produktif.

Salah satunya melalui sistem Pilkada tidak langsung yang dinilai dapat menciptakan suasana politik yang lebih kondusif.

"Kompetisi politik saatnya dibatasi, tidak setiap hari. Tetapi saat-saat tertentu, sehingga lebih produktif bangsa kita. Salah satunya adalah pilkada yang tentu menjadi program untuk dikembalikan pada sistem yang lebih kondusif," ujar Cak Imin.

Cak Imin menegaskan, PKB sejak lama mendukung pelaksanaan Pilkada melalui DPRD.

Meski demikian, Cak Imin menyatakan pembahasan teknis terkait perubahan mekanisme Pilkada dari langsung menjadi tidak langsung belum dilakukan, baik di internal partai maupun di DPR.

"Soal kapan (akan dibahas), belum waktunya kita membahas itu, di DPR juga belum, nanti pada saatnya," kata Imin.

Baca juga artikel terkait PKB atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Farida Susanty