Menuju konten utama

Pertama Kali, Daging 3.000 Kambing Dam Haji Dikirim ke Indonesia

Pendistribusian daging hasil pembayaran denda (Dam) ke Indonesia merupakan yang pertama kalinya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pertama Kali, Daging 3.000 Kambing Dam Haji Dikirim ke Indonesia
Jamaah haji melakukan tawaf ifadah mengelilingi ka’bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (1/7/2023). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

tirto.id - Kementerian Agama (Kemenag) mengatakan sebanyak 3.000 daging kambing hasil pembayaran denda (Dam) petugas dan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi siap dikirim ke Tanah Air.

Pendistribusian daging ke dalam negeri merupakan yang pertama kalinya dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Mekkah, Khalilurrahman mengatakan daging-daging tersebut dikemas dalam 6.000 boks.

"Daging tersebut dikirim dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ukaisyah dengan peti kemas menggunakan jalur laut melalui pelabuhan di Jeddah Saudi Arabia," kata Khalilurrahman di Makkah, Selasa (25/7/2023).

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Makkah, Khalilurrahman mengatakan bahwa daging-daging tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia pada 18 Agustus 2023.

"Kami telah menyaksikan prosesi pengemasan dan pengiriman daging Dam jemaah haji dan petugas untuk dimasukkan ke dalam kontainer. Daging itu diberangkatkan ke pelabuhan di Jeddah. Rencananya pada Rabu akan diberangkatkan dari Jeddah ke Indonesia," kata Khalil di Makkah, Selasa (25/7/2023).

Pada tahun ini, PPIH Arab Saudi menghimpun 3.166 kambing Dam. Semuanya dipotong di RPH Ukaisyah. Akan tetapi, daging yang dikirim ke Indonesia hanya 3.000 ekor kambing. Selebihnya akan dibagi di daerah terdekat di Makkah.

"Targetnya 18 Agustus akan sampai di Indonesia. Kemudian di bawa ke Solo, Jawa Tengah dan diolah oleh PT Global Utama Indonesia untuk menjadi makanan siap saji berupa rendang," ucapnya.

Daging kambing Dam ini dikirim masih dengan tulangnya. Sesampai di Solo, dagingnya akan dipisahkan dari tulang untuk kemudian diolah menjadi rendang. Setiap satu ekor kambing akan menjadi 20 pouch rendang dengan ukuran 150 gr.

"Jadi diperkirakan akan dihasilkan 60.000 pouch rendang dari daging kambing Dam petugas dan jemaah haji yang terkumpul," tuturnya.

Khalilurrahman memperkirakan daging rendang itu sudah bisa dibagikan pada awal September kepada fakir miskin di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dia berharap upaya ini bisa ikut membantu program pemerintah dalam pencegahan stunting. Penerima daging ini didasarkan pada data fakir miskin dari Badan Amil Zakat Nasional.

Menurut Khalilurrahman, hal ini merupakan inovasi perhajian yang butuh dukungan semua pihak. Tahun depan dirinya berharap Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) juga bisa mengarahkan jemaah dalam pembayaran dam.

"Sehingga ibadah haji tidak hanya memberikan nilai personal tapi juga bermanfaat bagi masyarakat di Tanah Air," kata dia.

Baca juga artikel terkait IBADAH HAJI 2023 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan