Menuju konten utama

Persiapan Jumatan, Operasional Bus Shalawat Tutup Jam 08.00 WAS

Penutupan operasional Bus Shalawat dilakukan untuk mendukung pengaturan arus jemaah dan persiapan pelaksanaan salat Jumat di Masjidil Haram.

Persiapan Jumatan, Operasional Bus Shalawat Tutup Jam 08.00 WAS
Bus shalawat di Terminal Ajyad, Makkah. Foto/Abdul Aziz

tirto.id - Operasional Terminal Syib Amir, Terminal Ajyad, dan Terminal Jabal Ka'bah pada Jumat (15/5/2026) tutup pada pukul 08.00 hingga 14.00 waktu Arab Saudi (WAS).

Akibatnya bus shalawat yang biasa mengantar jemaah haji menuju Masjidil Haram tidak beroperasi. Jemaah yang hendak salat Jumat di haram diharapkan berangkat lebih pagi.

Penutupan dilakukan untuk mendukung pengaturan arus jemaah dan persiapan pelaksanaan salat Jumat di Masjidil Haram.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Pos (Kapos) Terminal Syib Amir, Iswan Brandes, dalam pemberitahuan yang diterima Media Center Haji, Kamis (14/5/2026).

Awalnya, penutupan operasional bus shalawat direncanakan dimulai pukul 10.00 WAS. Namun dalam pembaruan informasi terakhir, jadwal penutupan dimajukan menjadi pukul 08.00 WAS.

“Perubahan terakhir, info penutupan terminal menjadi pukul 08.00 WAS,” kata Brandes.

Menurut Brandes, penghentian sementara arus jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dilakukan untuk membantu pengaturan mobilitas jemaah serta memastikan pelayanan berjalan lebih optimal di tengah meningkatnya kepadatan menjelang salat Jumat.

“Kami ingin memberitahukan bahwa arus jamaah haji dari hotel ke Masjidil Haram akan ditangguhkan untuk mengatur pergerakan dan memfasilitasi penyediaan layanan terbaik bagi para jamaah haji,” kata dia.

Ia mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk menyesuaikan waktu keberangkatan menuju Masjidil Haram agar tidak terlambat dan menghindari kepadatan di terminal sebelum penutupan diberlakukan.

Ketua kloter dan petugas sektor juga diminta aktif mengoordinasikan pergerakan jemaah di hotel masing-masing guna menjaga kelancaran layanan transportasi.

“Kami mengharapkan kerja sama dan koordinasi dari semua pihak untuk memastikan kelancaran operasional dan berkontribusi dalam melayani jamaah haji dengan sebaik-baiknya,” ujar Brandes.

Hal senada diungkapkan Kepala Pos (Kapos) Terminal Ajyad, M. Rifat Sitorus. Ia mengimbau jemaah haji yang biasa menggunakan bus shalawat dari wilayah Misfalah agar berangkat lebih pagi.

"Tidak hanya bus shalawat, tapi seluruh bus yang beroperasi di terminal dekat Masjidil Haram," kata Sitorus saat ditemui di Terminal Ajyad pada Kamis malam (14/5/2026).

Penutupan sementara terminal dan layanan bus shalawat setiap Jumat merupakan bagian dari pengaturan rutin operasional transportasi jemaah di Mekah, khususnya untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan jemaah menuju Masjidil Haram menjelang salat Jumat.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Hendra Friana