tirto.id - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melakukan penyesuaian dalam laporan keuangan dan strategi bisnisnya sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, hal ini tidak mencerminkan adanya permasalahan dalam pengelolaan operasional, melainkan bagian dari penguatan transformasi bisnis dan fondasi keuangan perseroan.
Selain itu, upaya tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan Danantara dalam merasionalisasi jumlah BUMN, termasuk inisiatif integrasi BUMN Karya untuk memperkuat kapasitas usaha dan stabilitas industri konstruksi nasional.
"Langkah ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi bagian dari upaya memperkuat fundamental keuangan dan meningkatkan kualitas bisnis Perseroan secara menyeluruh,” ujar Joko dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Jumat (3/4/2026).
Secara terperinci, penyempurnaan dilakukan pada penyajian atas laporan keuangan tahun buku 2024, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta dorongan untuk menghadirkan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan mencerminkan kondisi secara wajar.
Langkah tersebut dilakukan berdasarkan hasil penelaahan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dengan standar akuntansi yang berlaku, termasuk pencadangan berdasarkan evaluasi atas proses penyelesaian klaim sesuai mekanisme kontraktual.
Selain itu, pada tahun 2025 perseroan juga melakukan langkah kehati-hatian melalui pengakuan penurunan nilai (impairment) atas aset tertentu pada entitas anak, termasuk pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) atas piutang serta penyesuaian nilai persediaan.
Kebijakan tersebut memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada periode pelaporan tahun 2025.
“Penyajian kembali dan penyesuaian yang dilakukan Perseroan merupakan langkah yang terukur dan berbasis prinsip kehati-hatian untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan," jelas Joko.
Ke depan, Perseroan akan secara konsisten mendorong perbaikan kinerja melalui sejumlah langkah strategis yang terukur.
Langkah-langkah dimaksud meliputi: fokus pada bisnis inti konstruksi serta melakukan divestasi pada aset-aset tertentu; penguatan arus kas operasional melalui percepatan pencairan piutang usaha guna menjaga cash flow; partisipasi aktif dalam berbagai peluang proyek strategis, termasuk proyek pemerintah, BUMN, dan sektor swasta yang prospektif; serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan proyek dan pengelolaan portofolio dengan mengedepankan manajemen risiko.
Dengan langkah-langkah tersebut, PT PP optimisis dapat memperkuat posisi keuangan serta meningkatkan kinerja secara berkelanjutan di masa mendatang. "Kami meyakini langkah ini menjadi fondasi penting agar PTPP dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan ke depan," tandasnya.
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































