tirto.id - Setelah empat hari dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, Faiz Hidayat, pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat (5/6/2026) sore. Survivor ditemukan oleh warga sekitar enam kilometer dari titik terakhir keberadaannya dalam kondisi lemas dan mengalami cedera kaki.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, membeberkan bahwa Faiz Hidayat ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB oleh warga yang sedang beraktivitas di kawasan Lamteuba Droe. Lokasi tersebut sekitar enam kilometer ke arah barat dari titik terakhir laporan keberadaan korban.
"Korban ditemukan oleh warga dalam keadaan selamat. Setelah itu, korban dievakuasi ke rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan awal," kata Al Hussain dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026) malam.
Tim SAR Gabungan kemudian berhasil menjangkau lokasi korban pada pukul 16.40 WIB. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan keluarga dan masyarakat setempat untuk proses evakuasi lanjutan.
Korban kemudian dibawa oleh pihak keluarga ke fasilitas kesehatan di wilayah Seulimeum guna menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Basarnas Banda Aceh resmi menutup Operasi SAR pada pukul 19.30 WIB.
"Seluruh unsur yang terlibat kembali ke instansi masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak selama pelaksanaan operasi pencarian," ujar Al Hussain.
Sebelumnya, Faiz Hidayat bersama sejumlah rekannya mendaki Gunung Seulawah Agam pada Minggu (31/5/2026). Rombongan tiba di puncak sekitar pukul 12.30 WIB.
Namun saat hendak turun gunung, rekan-rekan korban menyadari Faiz tidak lagi berada di lokasi. Korban terakhir kali terlihat di area puncak Gunung Seulawah. Upaya pencarian yang dilakukan oleh rekan-rekannya saat itu belum membuahkan hasil.
Laporan kehilangan kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh pada Selasa (2/6/2026) pukul 06.30 WIB dari personel Polsek Lembah Seulawah.
Sejak menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung menggelar operasi pencarian dengan mengerahkan berbagai peralatan pendukung, termasuk drone thermal dan anjing pelacak untuk menyisir kawasan hutan dan jalur pendakian.
Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Banda Aceh, Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Polisi Kehutanan Tahura Pocut Meurah Intan, RAPI Aceh Besar, Mapala Universitas Malikussaleh, Satgas SAR Pidie, Kopala Pidie, serta masyarakat setempat.
Penulis: Firhan Farabi
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id
































