Menuju konten utama

Pemprov Lampung Wajibkan Pelajar Menulis 1 Halaman per Hari

Melalui SE No. 144/2025, Pemprov Lampung mewajibkan seluruh pelajar mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK untuk menulis sepanjang satu halaman tiap harinya.

Pemprov Lampung Wajibkan Pelajar Menulis 1 Halaman per Hari
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amrico. Foto/ dok.infokyai
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampung, Thomas Amrico, menyampaikan bahwa pelajar SD hingga SMA di Lampung wajib menulis satu (1) halaman setiap harinya.

"Ya wajib setiap hari menulis minimal satu halaman dan diperiksa guru pertama yang mengajar di kelas. Langkah ini diambil berdasarkan hasil riset yang menunjukkan lemahnya literasi pelajar. Dan semoga dengan adanya hal ini, bisa menjadi lebih baik ke depannya," kata Thomas, pada Jum'at (8/8/2025).

Menurutnya hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Nomor 144 Tahun 2025 tentang Peningkatan Literasi Sekolah pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung. Surat edaran tersebut dikeluarkan dalam rangka peningkatan kecakapan numerasi, literasi membaca, dan sains pada peserta didik, serta peningkatan implementasi gerakan literasi sekolah secara nyata melalui pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan SLB di Provinsi Lampung.

"Satuan Pendidikan agar menggerakkan kembali peningkatan literasi sekolah melalui catur pusat pendidikan, yaitu satuan pendidikan, keluarga, masyarakat dan media melalui Peningkatan Gerakan Literasi Sekolah," ujarnya.

Pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali juga diwajibkan ikut mendorong adanya pembiasaan dan pengembangan literasi dasar kepada peserta didik. Peningkatan gerakan literasi sekolah harus dilakukan dengan pendekatan pembiasaan dan pengembangan yang penuh kesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Berikut ini jadwal yang dianjurkan sesuai surat edaran.

Satuan Pendidikan melaksanakan kegiatan pertemuan Pagi Ceria sebelum memulai pembelajaran, yaitu:

  1. Pukul 06.30-07.00 WIB: menyambut, menyapa, dan menyalami siswa untuk memberikan perhatian dan memantau kesiapan belajar siswa;
  2. Pukul 07.00-07.15 WIB: melaksanakan senam pagi Anak Indonesia Hebat minimal 2 (dua) kali dalam seminggu untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan kebugaran fisik agar peserta didik siap belajar dengan energi positif;
  3. Pukul 07.15-07.30 WIB: melaksanakan pembiasaan gemar belajar melalui pembiasaan literasi (menyimak, membaca dan menulis minimal 1 halaman) selama 10 menit, serta membaca dan menghafal kitab suci sesuai agama masing-masing;
  4. Pukul 07.30-07.45 WIB: melaksanakan pembiasaan beribadah sesuai agamanya dan bagi yang beragama Islam untuk melaksanakan salat dhuha.

"Pendidik melaksanakan penilaian peningkatan literasi melalui penilaian formatif dan sumatif akhir semester dengan teknis penilaian tes dan/atau non tes," tutur Thomas. Dirinya juga menambahkan bahwa peningkatan literasi bisa dilakukan juga melalui berbagai jenis ekstrakurikuler, yaitu:

  1. Krida, misalnya pramuka dan kepanduan lainnya, Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Palang Merah Remaja (PMR), Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dan lainnya.
  2. Karya ilmiah, misalnya Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik, penelitian, peningkatan literasi dalam bentuk kelompok (klub fotografi, klub jurnalistik, klub olahraga, klub kriya, klub tari, klub seni tradisional), dan lainnya.
  3. Latihan olah bakat atau latihan olah minat, misalnya pengembangan bakat olahraga, seni dan budaya, pecinta alam, jurnalistik, teater, teknologi informasi dan komunikasi, serta rekayasa.
  4. Keagamaan, misalnya pesantren kilat, ceramah keagamaan, membaca dan/atau menulis kitab suci (Alqur'an, Injil, Weda, Tripitakan, dan Si-Shu).

"Demikian edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab," pungkas Thomas.

Baca juga artikel terkait LAMPUNG atau tulisan lainnya dari Infokyai News

tirto.id - Flash News
Reporter: Infokyai News
Penulis: Infokyai News
Editor: Rina Nurjanah