tirto.id - Pemerintah Kabupaten Kediri mendapatkan penghargaan atas capaian Universal Health Coverage (UHC) dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI.
Penghargaan diberikan kepada Pemkab Kediri sebagai pemerintah daerah dengan kategori Pratama dalam pencapaian UHC atas cakupan sebesar 98,72 persen.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi Pemkab Kediri untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, di akhir tahun 2025 kita sudah mencapai 98 persen lebih,” jelasnya.

Sebagaimana instruksi bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut, kesehatan menjadi program prioritas di Kabupaten Kediri, termasuk kemudahan pelayanan kesehatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit.
Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri terus mengalami peningkatan, di mana UHC pada 2021 hanya berada di angka 70 persen.
Khotib menuturkan, hal tersebut tak lepas dari komitmen Mas Dhito untuk memajukan sektor kesehatan di Kabupaten Kediri. Harapannya, dari cakupan yang sudah ada saat ini, tingkat keaktifan UHC dapat terus ditingkatkan.
Dari capaian UHC tersebut, tingkat keaktifan masyarakat telah mencapai 80,12 persen. Dengan angka ini, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya melakukan peningkatan.
Di samping itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang belum masuk dalam kepesertaan JKN agar segera mendaftar. Hal ini guna menjamin pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal.
“Jangan sampai kepesertaan masyarakat untuk UHC ini nonaktif,” pungkasnya.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































