Menuju konten utama

Pegadaian Sabet Penghargaan Top Bullion Bank 2026

Pegadaian kembali mencatat prestasi dengan meraih Top Company in Bullion Bank Industry 2026 atas inovasi layanan Bank Emas dan bisnis bullion.

Pegadaian Sabet Penghargaan Top Bullion Bank 2026
PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026, yang diselenggarakan oleh Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz di The Westin Jakarta, pada Senin (29/6/2026). foto/DOk. Pegadaian
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi di industri jasa keuangan nasional dengan meraih penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, kepemimpinan, dan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan industri di Indonesia.

Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Pegadaian sebagai pelopor ekosistem Bank Emas pertama di Indonesia. Melalui pengembangan bisnis bullion, perusahaan terus menghadirkan inovasi yang memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis emas sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat inklusi keuangan dan memperdalam pasar keuangan nasional.

Direktur TI & Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat transformasi bisnis berbasis inovasi.

“Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Pegadaian. Penghargaan ini merupakan buah dari komitmen kami dalam menghadirkan inovasi produk dan memperluas inklusi keuangan berbasis emas. Kami berharap apresiasi ini semakin mendorong Pegadaian untuk memberikan produk dan layanan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. Bersama Danantara, Insan Pegadaian senantiasa hadir melayani sepenuh hati untuk MengEMASkan Indonesia,” ujar Yos Dappu merujuk keterangan resmi pada Selasa (14/7/2026).

Transformasi Pegadaian di sektor bullion berlangsung secara progresif dalam beberapa tahun terakhir. Setelah memperoleh izin resmi penyelenggaraan kegiatan usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Desember 2024, Pegadaian secara resmi meluncurkan layanan Bank Emas pada 26 Februari 2025.

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem investasi dan pembiayaan berbasis emas.

Sebagai perusahaan pertama yang menjalankan layanan Bank Emas di Indonesia, Pegadaian memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan berbagai aktivitas usaha bullion yang memungkinkan emas tidak hanya menjadi aset simpanan, tetapi juga instrumen keuangan yang produktif dan likuid. Layanan yang tersedia meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Keunggulan Pegadaian dalam mengembangkan bisnis tersebut didukung oleh pengalaman lebih dari 125 tahun dalam pengelolaan dan penaksiran emas. Pengalaman panjang itu dipadukan dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, jaringan layanan yang tersebar luas, serta infrastruktur yang memadai untuk mendukung operasional bisnis bullion.

Dari sisi infrastruktur, Pegadaian juga memiliki fasilitas penyimpanan emas (vault) berstandar internasional yang menjadi fondasi penting dalam pengembangan layanan Bank Emas. Sementara itu, transformasi digital perusahaan terus diperkuat melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai produk dan layanan Pegadaian secara praktis, kapan pun dan di mana pun.

Perkembangan bisnis emas Pegadaian juga tercermin dari peningkatan aset kelolaan. Tercatat hingga Mei 2026, total kelolaan ekosistem emas Pegadaian, termasuk lini bisnis gadai, telah mencapai 153,72 ton. Capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan berbasis emas yang dikembangkan perusahaan.

Ke depan, melalui sinergi bersama ekosistem Danantara dan penguatan layanan bullion, Pegadaian optimistis dapat terus mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap emas. Perusahaan ingin mendorong pemanfaatan emas tidak hanya sebagai instrumen investasi yang disimpan, tetapi juga sebagai aset keuangan yang produktif dan memberikan nilai tambah.

Dengan pendekatan tersebut, emas diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis