tirto.id - Perumda Pasar Jaya meminta para pedagang erdampak kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, bersabar selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan tempat penampungan sementara sekaligus mengurus pencairan asuransi fasilitas tersebut.
"Kami mohon kesabaran para pedagang. Ini juga di-cover oleh asuransi. Kami harap dukungan semua pihak agar pembangunan tempat penampungan sementara ini bisa segera diselesaikan," ucap Agus di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025) seperti dikutip Antara.
Agus menjelaskan koordinasi untuk menyiapkan tempat penampungan tersebut terus dilakukan untuk memastikan pedagang bisa kembali berjualan. Targetnya, tempat penampungan tersebut sudah bisa digunakan dalam waktu tiga hari ke depan.
"Insya Allah dalam tiga hari ke depan tempat penampungan ini sudah bisa dipergunakan," imbuh Agus.
Selain itu, Agus juga memastikan para pedagang tetap dapat berjualan, dan aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati tetap normal.
Tempat penampungan sementara tersebut akan dibangun di kawasan tempat penampungan sementara (TPS) sisi selatan Pasar Induk. Pengerjaan penyiapan lokasi dilakukan mulai hari ini dan dikerjakan selama 24 jam.
"Penampungan kita siapkan di TPS sisi selatan. Hari ini juga langsung kita kerjakan, 24 jam," kata Agus.
Meski terjadi kebakaran di salah satu blok, aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Induk secara umum tetap berjalan normal. Masyarakat tetap dapat berbelanja, termasuk menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
"Secara umum aktivitas perdagangan tetap berjalan. Masih ada unit C, Jakgrosir, Blok C1, dan area lainnya yang beroperasi normal. Masyarakat masih bisa belanja di Pasar Induk," jelas Agus.
Sebagai informasi, kebakaran Pasar Induk Kramat Jati terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 07.15 WIB di Los buah Blok C2 Pasar Induk. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.
Kebakaran itu mengakibatkan 350 kios hangus terbakar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
"Untuk penyebab kebakaran kami masih menunggu hasil penyidikan dari kepolisian. Kami belum bisa menyimpulkan apa penyebabnya," tutur Agus.
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































