tirto.id - Barang bawaan atau oleh-oleh jemaah haji seringkali melebihi kapasitas koper dan ketentuan yang telah ditetapkan maskapai. Tak heran bila koper jemaah kemudian dibongkar saat proses penimbangan di hotel maupun ketika melewati mesin x-ray di bandara karena tidak sesuai ketentuan.
Aviation Security Garuda Indonesia, Norman Fajar, mengatakan, pihak maskapai telah melakukan sosialisasi terkait kapasitas koper jemaah serta barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan. Jika tidak sesuai, maka koper akan dibongkar.
"Kami [maskapai] punya ketentuan berat koper bagasi maksimal 32 kg," kata Norman saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di Hotel Manar Al Bait, Syishah, Makkah, Senin (1/6/2026).
Sementara untuk koper kabin, kata Norman, maksimal 7 kg. Selain terkait kapasitas, jemaah juga diimbau agar tidak membawa barang bawaan atau oleh-oleh yang dilarang selama penerbangan. Contoh barang yang dilarang yaitu air zamzam hingga senjata mainan.
Perlakuan Barang yang Tak Lolos Pemeriksaan
Lalu, bagaimana nasib barang yang dibongkar karena over kapasitas maupun menyalahi aturan? Norman mengatakan ada dua opsi. Ada yang langsung dimusnahkan, ada juga yang dikembalikan kepada pihak berwenang yaitu Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
"Untuk zamzam saat ini, permintaan dari Kerajaan Arab Saudi, zamzam memang nantinya akan dimusnahkan," kata Norman.

Terkait zamzam ini, kata Norman, seringkali jemaah mengakali dengan dibungkus botol kecil-kecil dan dilakban. Namun, kata Norman, tetap akan terdeteksi saat koper lewat X-ray dan pasti akan dibongkar.
Karena itu, ia mengimbau jemaah agar tidak nekad dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini penting karena menyangkut keselamatan, keamanan, serta kenyamanan dalam penerbangan.
Sementara itu, barang-barang yang dikeluarkan karena over kapasitas koper, maupun barang yang tidak sesuai ketentuan, maka akan diserahkan ke Perlindungan Jemaah (Linjam) serta Daerah Kerja PPIH Arab Saudi.
"Jika dimungkinkan untuk dikembalikan kepada jemaah, silakan, tapi kami jelas akan kumpulkan itu," kata Norman.
Berdasarkan temuan di lapangan, jemaah haji memang selalu mencari cara agar semua oleh-oleh yang dibeli di Tanah Suci bisa dibawa pulang semua meski koper sudah over kapasitas. Petugas juga menemukan koper jemaah dibongkar saat di bandara karena membawa air zamzam dengan bungkus yang sangat beragam.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































