Menuju konten utama

Modus Obati Kaki, Pimpinan Ponpes di Bogor Cabuli Santri

Polres Metro Depok bongkar kronologi pencabulan santri oleh pimpinan ponpes di Tajurhalang Bogor dengan modus pura-pura mengobati kaki.

Modus Obati Kaki, Pimpinan Ponpes di Bogor Cabuli Santri
ilustrasi pelecehan seksual. wikimedia commons/Dianiapsari-1
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polres Metro Depok mengungkap kronologi dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan Pondok Pesantren Al Aimmatul Arba'ah, Nurmansyah alias Buya, terhadap santrinya di Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka melancarkan aksi bejatnya dengan modus berpura-pura mengobati kaki korban, Kamis (2/7/2026).

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Depok, AKP Hendra, mengatakan, pelaku melakukan pencabulan dengan modus berpura-pura akan mengobati korban.

"Karena kaki korban kesemutan," ujar Hendra dalam keterangannya pada Kamis (2/7/2026).

Hendra menuturkan, pelaku sempat meminta korban untuk tidak kembali ke asrama sehabis belajar kitab kuning bersama. Nurmansyah justru mengajak korban masuk ke dalam rumahnya dengan dalih mengobati kaki korban.

Sesampainya di ruang tamu, pelaku awalnya sempat menanyakan kondisi kaki korban yang terluka akibat terjatuh. Namun secara tiba-tiba, Nurmansyah justru mencoba untuk melakukan tindak pencabulan.

Pelaku kemudian kembali menawarkan untuk membantu menyembuhkan kaki korban dengan melakukan bekam yang disetujui oleh korban.

"Setelah selesai, korban kembali ke asrama dan tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun," tutur Hendra.

Menurut Hendra, korban merasa takut dan juga terkejut atas tindakan pelaku terhadap dirinya. Pasalnya, selama ini Nurmansyah adalah sosok yang selama ini sangat dihormati oleh korban di lingkungan pondok pesantren.

Hendra menyatakan, aparat kepolisian saat ini telah menetapkan Nurmansyah sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 415 KUHP tentang Tindak Pidana Perbuatan Cabul atas perbuatannya tersebut.

Baca juga artikel terkait KEKERASAN SEKSUAL DI PONDOK PESANTREN atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah