tirto.id - Satuan Lalu Lintas Polres Garut tengah menyelidiki insiden kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Nissan Grand Livina di Jalan Ciledug, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) Minggu (12/4/2026) malam. Kecelakaan yang diduga akibat kelalaian pengemudi tersebut menyebabkan seorang pedagang nasi goreng meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
"Hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi yang kurang berhati-hati dan melaju dengan kecepatan sangat tinggi," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi di Garut, Senin (13/4/2026) dikutip dari Antara.
Ia menuturkan, kecelakaan mobil oleng tabrak warung nasi goreng dan pengendara sepeda motor itu terjadi di Jalan Ciledug, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, saat kondisi jalanan cukup ramai pada Minggu (12/4/2026) malam.
Hasil olah tempat kejadian perkara, kata Adhi, sebelum kejadian mobil jenis Nissan Grand Livina bernomor polisi B 1656 BKU melaju dari arah Jalan Pertigaan Gedung Jangkung menuju Sukadana dengan kecepatan cukup tinggi.
Adhi bilang, mobil yang dikemudikan MS (68) warga Garut itu melaju tidak terkendali, kemudian menabrak dua sepeda motor yang sedang parkir di badan jalan sampai akhirnya berhenti setelah menghantam tempat jualan nasi goreng beserta pedagang dan pembeli.
"Akibat kejadian tersebut, satu orang penjual nasi goreng saudara Cecep (61) warga Kecamatan Garut Kota dilaporkan meninggal dunia," katanya.
Ia menyebutkan, korban lainnya yakni pemilik warung Diana (59), Koswara (26), dan seorang anak delapan tahun yang berada di lokasi kejadian tempat jualan nasi goreng mengalami luka-luka.
Kepolisian, kata dia, sudah memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti terkait insiden kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang tewas.
"Kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mendalami lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan," katanya.
Dilaporkan kondisi sopir dalam keadaan selamat, dan saat ini masih dalam pemeriksaan polisi untuk proses penyelidikan.
Masuk tirto.id





























