tirto.id - Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kolonel Harun Arrasyid, menyatakan seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke Makkah setelah menjalani mabit (bermalam) di Mina.
“Kami pastikan seluruh jemaah sudah terdorong ke hotel-hotel di Makkah,” ujar Harun di Mina, Arab Saudi, Selasa (10/6/2025).
Menurut Harun, petugas telah menyisir seluruh tenda jemaah di Mina dan jalur Jamarat. Hasilnya, hanya satu jemaah yang sempat tertinggal di tenda Mina, namun telah diberangkatkan ke Makkah. Sementara itu, tidak ada jemaah yang tertinggal di Jamarat.
“Tenda-tenda di Mina sudah kosong, seluruh jemaah Indonesia telah meninggalkan lokasi. Kami juga telah menyisir area Jamarat, termasuk lantai atas, dan memastikan semuanya dalam keadaan kosong,” jelasnya.
Petugas juga menemukan sejumlah barang bawaan jemaah yang tertinggal. Barang-barang tersebut akan dikumpulkan di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, lalu diserahkan kepada petugas masing-masing sektor untuk diinformasikan kepada pemiliknya.
“Barang-barang itu akan kami bawa dan akomodasi ke Daker. Selanjutnya akan diserahkan kepada petugas linjam di sektor terkait,” tambah Harun.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja petugas haji yang dinilai semakin baik dalam melayani jemaah.
Sebagai informasi, jemaah telah melaksanakan lempar jumrah sejak Jumat, 6 Juni (10 Zulhijah), dan berlanjut pada hari tasyrik, yakni 11, 12, dan 13 Zulhijah (7–9 Juni). Jemaah yang mengambil nafar awal telah meninggalkan Mina sebelum malam 12 Zulhijah, sedangkan jemaah nafar tsani kembali ke Makkah pada 13 Zulhijah.
Setelah selesai melempar jumrah, jemaah kini melanjutkan rangkaian ibadah berupa tawaf ifadah, sai, dan tahalul akhir. Dengan selesainya rangkaian tersebut, jemaah telah terbebas dari seluruh larangan ihram.
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id































