Menuju konten utama

Menlu Sugiono Temui Wakil Palestina di PBB, Tekankan Upaya Damai

Sugiono menjelaskan bahwa RI terus mendorong implementasi Resolusi DK PBB 2803 (2025), khususnya terkait pembentukan BoP dan ISF di Gaza.

Menlu Sugiono Temui Wakil Palestina di PBB, Tekankan Upaya Damai
Menlu Sugiono bertemu Riyad Mansour di New York, Amerika Serikat, Senin (16/2/2026) (dok: Kemlu RI)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Luar Negeri, Sugiono, bertemu dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, di New York, Amerika Serikat, Senin (16/2/2026) waktu setempat untuk menegaskan dukungan penuh Indonesia bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui solusi dua negara (two-state solution).

“Kami siap berkontribusi lebih jauh, termasuk mempersiapkan kemungkinan pengerahan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, yang dapat diawali dengan bantuan kesehatan dan rekonstruksi,” ujar Sugiono dalam pertemuan tersebut, sebagaimana disiarkan keterangan pers tertulis Kemlu RI, Rabu (18/2/2026).

Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia terus mendorong implementasi Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB 2803 (2025), khususnya terkait pembentukan Board of Peace dan rencana pengerahan International Stabilization Force (ISF) di Gaza.

Ia juga menyampaikan rencana partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan Board of Peace di Washington DC pekan ini bersama pemimpin "Kelompok 8".

“Partisipasi Presiden bertujuan memastikan setiap keputusan selaras dengan Piagam PBB guna membuka jalan bagi perdamaian,” imbuh Sugiono.

Riyad Mansour disebut mengapresiasi solidaritas Indonesia yang dinilainya sangat erat, terutama dengan latar belakang sejarah Dasasila Bandung 1955 yang menempatkan Indonesia di hati rakyat Palestina.

Pada hari yang sama, Menlu Sugiono juga melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB untuk membahas penguatan sistem multilateral dalam menangani krisis di Timur Tengah.

Dalam kesempatan itu, Sugiono menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam upaya perdamaian sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB dan Resolusi DK PBB 2803 (2025).

Ia memastikan bahwa langkah Indonesia melalui Board of Peace akan bersinergi dengan mekanisme yang telah ada di PBB.

“Posisi kami jelas: keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025),” tegas Sugiono.

Sekjen Guterres menyambut hangat komitmen konsisten Indonesia dan menyampaikan keprihatinan atas situasi di Tepi Barat yang melanggar hukum internasional.

Ia menilai peran Indonesia sebagai negara Muslim terbesar sangat krusial dalam memberikan kontribusi konstruktif di Board of Peace.

Rangkaian pertemuan ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Sidang DK PBB mengenai situasi Timur Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Baca juga artikel terkait INDONESIA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher