tirto.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkap bahwa ekonomi digital di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sudah semakin terbentuk. Salah satunya, kata dia, dengan maraknya penggunaan sistem pembayaran dengan QRIS.
"Dengan rasio pengguna aktif, diperkirakan lebih dari 250 ribu warga Sragen kini telah menggunakan QRIS dalam aktivitas ekonominya sehari-hari," ucap Meutya di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025).
Dia menerangkan, ekonomi digital dengan penggunaan QRIS ini juga menunjukan bahwa jangkauan internet sudah semakin meluas di Kabupaten Sragen. Meutya mengungkap, di Sragen sendiri ada Desa Sribit yang merupakan Kampung Internet.
Meutya pun menemui salah satu pelaku usaha di Desa Sribit yang telah menggunakan sistem QRIS dalam bertransaksi. Warga Sribit ini menjual olahan bawang merah dalam berbagai kemasan.
Tidak hanya meninjau, Meutya juga bahkan membeli produk UMKM tersebut dengan menggunakan pembayaran QRIS.
"Kalau dari estimasi kami, sekitar 35 persen warga di Desa Sribit sudah aktif menggunakan QRIS," tutur Meutya.
Politikus Partai Golkar ini mengatakan, pedagang di pasar daerah Sragen ini juga telah banyak yang menggunakan sistem pembayaran QRIS. Para pedagang itu juga bertransaksi mengirimkan barang mereka ke luar kota dari sistem penjualan berbasis internet.
"Mereka adalah pedagang di Pasar Tambak, penjual hasil tani, pengrajin bambu, dan pelaku usaha rumahan yang kini tidak hanya menjual di sekitar sini, tetapi juga keluar daerah," ujar Meutya.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































