Menuju konten utama

Menag: Natal Momentum Wujudkan Kepedulian Sosial pada Sesama

Nasaruddin mengajak seluruh umat beragama terus menjaga persatuan dan memperkuat harmoni sosial.

Menag: Natal Momentum Wujudkan Kepedulian Sosial pada Sesama
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.

tirto.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya solidaritas, empati, dan persaudaraan lintas iman saat menghadiri Perayaan Natal di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (24/12/2025). Kehadiran Menag dalam perayaan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat harmoni dan kerukunan umat beragama.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menyatakan Natal tidak semata-mata dimaknai sebagai perayaan keagamaan umat Kristiani, tetapi juga sebagai momentum bersama untuk menghadirkan nilai kasih dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan bangsa, Natal mengingatkan kita bahwa iman harus terwujud dalam kepedulian nyata kepada sesama,” ujar Nasaruddin dalam keterangan resmi Kementerian Agama, Kamis, (25/12/2025).

Menurut dia, solidaritas dan empati menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa yang majemuk. Menag juga menyebut nilai-nilai tersebut relevan bagi seluruh umat beragama, terutama di tengah tantangan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi bangsa.

Nasaruddin juga mengajak seluruh umat beragama untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat harmoni sosial. Dia menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam membangun Indonesia yang damai dan berkeadilan. Pesan tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat Natal yang mengedepankan kasih dan persaudaraan.

"Saya mengajak seluruh umat beragama untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat harmoni sosial sebagai fondasi penting dalam membangun Indonesia yang damai," ucapnya.

Kehadiran Menag dalam perayaan Natal tersebut mendapat sambutan positif dari pimpinan Gereja Katolik setempat. Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu, mengatakan kehadiran Nasaruddin mencerminkan perhatian dan kepedulian negara terhadap kehidupan umat beragama.

Dia menilai kehadiran pejabat negara dalam perayaan keagamaan menjadi simbol kuat kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman.

“Ini menjadi penguatan bagi kami bahwa Gereja dan pemerintah berjalan bersama dalam membangun kehidupan beragama yang rukun dan penuh kasih,” kata Uskup Benedictus Estephanus.

Baca juga artikel terkait NATARU atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi