Menuju konten utama

Maulid Nabi 2025 Berapa Hijriah? Cek Tanggal & Keutamaannya

Kapan Maulid Nabi 2025 dan berapa Hijriah? Cek tanggal dan keutamaannya.

Maulid Nabi 2025 Berapa Hijriah? Cek Tanggal & Keutamaannya
Ilustrasi Maulid Nabi. foto/istockphoto

tirto.id - Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Rabiul Awal 2025 Jatuh pada Senin, 25 Agustus 2025. Lantas, kapan Maulid Nabi 2025 dan berapa Hijriah? Cek tanggal dan keutamaannya.

Bagi umat Islam, merayakan Maulid Nabi bagian dari ekspresi cinta terhadap lahirnya utusan Allah yang ditugaskan untuk memperbaiki peradaban umat manusia di muka bumi.

Tak hanya itu, perayaan Maulid Nabi juga berkaitan dengan konsep syafaat yang diyakini oleh umat Islam, yaitu anugerah istimewa daripada Allah yang diberikan kepada Rasulullah SAW untuk membantu umatnya di Padang Mahsyar pada hari kiamat.

Maulid Nabi 2025 Berapa Hijriah?

Maulid Nabi atau kelahiran Nabi Muhammad saw diperingati oleh umat Islam di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Peringatan tersebut biasanya digelar sejak awal bulan Rabiul Awal hingga akhir.

Maulid Nabi diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal, bulan ketiga dalam kalender Hijriah. Mengacu pada kelender Hijriah yang diterbitkan Kemenag, 12 Rabiul Awal atau Maulid Nabi bertepatan dengan Jumat, 5 September 2025.

Hal ini juga dipertegas dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terbaru yang ditandatangani oleh Menteri Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Pada hari tersebut, pemerintah juga menetapkan Maulid Nabi pada Jumat, 5 September 2025 sebagai hari libur nasional. Hari libur tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk merayakan Maulid Nabi sebagai salah satu hari besar Islam.

Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 12 Rabiul Awal 1447 H atau Maulid Nabi 2025 jatuh pada Kamis, 4 September 2025. Keputusan ini merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah yang menempatkan 1 Rabiul Awal pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Keutamaan Bulan Maulid dan Maulid Nabi Muhammad

Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi digelar dengan pembacaan shalawat, pengajian umum, doa-doa, pujian-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad saw.

Sebagian umat Islam menyebut bulan Rabiul Awal sebagai bulan Maulid, yang artinya bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad saw.

Melansir laman Antaranews, terdapat sejumlah keutamaan bagi umat Islam yang merayakan Maulid Nabi Muhammad. Perayaan Maulid Nabi dapat menghidupkan nilai-nilai Islam. Dalam acara tersebut, biasanya diisi dengan kisah perjuangan Nabi dan tauladan dalam menjalani kehidupan.

Umat Islam yang turut merayakan Maulid Nabi akan memiliki pengetahuan tentang Nabi Muhammad saw dan menambah nilai-nilai Islam. Selanjutnya, peringatan Maulid Nabi menjadi sarana bagi umat Islam untuk mengekspresikan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, keutamaan bulan Maulid terletak pada kelahiran Nabi Muhammad saw. Sebab, dengan hadirnya Nabi, umat Islam dapat mengetahui peradaban manusia yang lebih beradab dan membawa risalah Islam bagi seluruh umat manusia.

Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti membaca shalawat, mempelajari sirah Nabawiyah, dan mengingat jasa-jasa Nabi Muhammad saw.

Melalui peringatan Maulid Nabi, umat Islam dapat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, dengan meningkatkan amal kebaikan dan mengikuti sunnah-sunnahnya.

Baca juga artikel terkait MAULID NABI 2025 atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo