Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google
tirto.id - Sekelompok mahasiswa dari Universitas Bung Karno melakukan aksi unjuk rasa di area Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Dalam tuntutannya, para pedemo meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi sejumlah program kerjanya, salah satunya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Sub Poinnya yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit transparansi," kata Ketua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Andi, Senin (15/6/2026).
Di sela unjuk rasa tersebut, Andi dan beserta kawannya yang sesama pengunjuk rasa diajak masuk oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di dalam Istana yang berjarak hanya beberapa meter dari lokasi unjuk rasa.
Andi menyampaikan bahwa pihaknya memberikan tenggat dalam jangka waktu lima hari, apabila tidak dilaksanakan, maka para mahasiswa akan kembali turun ke jalan.
"Dan satu lagi, Wapres tadi kan sudah catat apa yang kami sampaikan. Makanya kami tadi di dalam memorandum rilis memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. Ketika tuntutan-tuntutan yang kami sampaikan (tidak dilakukan), maka kami tetap akan di jalan," jelasnya.
Selain meminta evaluasi MBG, Andi menyebut bahwa pihaknya meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM Pertamax di seluruh wilayah Indonesia. Para pengunjuk rasa menyebut kenaikan BBM tersebut merusak daya beli masyarakat yang kian lemah akibat kebijakan tersebut.
"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas Rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM Pertamax di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat," terangnya.
Menurut Andi, saat bertemu para mahasiswa, Gibran telah berjanji akan mengaudit serta melakukan kajian terhadap seluruh program pemerintah yang diminta evaluasi oleh mahasiswa Universitas Bung Karno. Andi berharap suara yang disampaikan kepada Gibran dapat sampai kepada telinga Prabowo.
"Artinya Mas Wapres terbuka dan menerima hasil kajian dia. Dia akan mengaudit dan mengkonsolidasi, apa mengkonsolidasi, dia akan memberitahukan kepada pimpinan, lebih khusus Presiden Prabowo Subianto. Dia akan sounding lagi," jelasnya.
Secara terpisah, Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, membenarkan bahwa hasil pertemuan Gibran dengan para mahasiswa akan dibawa kepada Prabowo. Al Muktabar menyebut bahwa Prabowo dan Gibran memiliki mekanisme kinerja tersendiri termasuk mengenai penyampaian aspirasi para mahasiswa tersebut.
"Bapak Wakil Presiden dan Bapak Presiden tentu punya mekanisme kerja yang akan disampaikan dalam kesempatan-kesempatan tertentu sesuai waktu yang tersedia," kata Al Muktabar.
Usai pertemuan dengan Gibran, para mahasiswa Universitas Bung Karno mulai membubarkan diri dari area demo. Dalam pantauan Tirto, mereka mulai membubarkan diri pada pukul 19.10 WIB. Usai membubarkan diri, aparat kepolisian mulai mengangkut pagar pembatas dari area jalan protokol dan arus lalu lintas kembali normal.
Baca juga artikel terkait DEMO MAHASISWA atau tulisan lainnya dari Irfan Amin
tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































