tirto.id - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan Kementerian Sosial (Kemensos) selaku pemangku program Sekolah Rakyat siap berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) selaku pelaksana program Sekolah Garuda.
Gus Ipul mencontohkan, kolaborasi yang akan dilakukan di antaranya adalah mengirim siswa-siswa lulusan Sekolah Rakyat yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Garuda.
“Lulusan-lulusan Sekolah Rakyat yang SMP ya, yang mungkin memiliki kemampuan akademik memadai, sesuai kriterianya Sekolah Garuda, bisa kami teruskan ke sana,” tutur Gus Ipul saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025).
Meski begitu, Gus Ipul menyadari para siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda memiliki karakteristik yang berbeda, karena syarat pendaftarannya pun berbeda.
“Kalau Sekolah Garuda itu memang kan standar tes akademik ya. Kalau Sekolah Rakyat itu, kan, enggak, standarnya adalah desil satu, desil dua ya. Secara administrasi dia berada di keluarga yang paling kurang mampu, yang paling tidak mampu,” kata dia.
Gus Ipul mengakui saat ini pihak Kemensos telah menggelar diskusi dengan pihak Kemendikti Saintek untuk menindaklanjuti wacana kolaborasi kedua program di bidang pendidikan tersebut.
Pekan depan, Kemensos disebutnya juga akan memulai kerja sama dengan Kemendikti Saintek untuk menyiapkan sejumlah perguruan tinggi bagi lulusan Sekolah Rakyat yang memiliki kemampuan akademik baik.
“Kami juga akan kerja sama dengan Dikti di minggu depan ini, untuk bisa melakukan kerja sama dengan universitas-universitas di mana anak-anak lulusan Sekolah Rakyat yang memiliki kemampuan akademis bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” kata dia.
Hingga saat ini, ia memproyeksikan ada sekitar enam ribu siswa Sekolah Rakyat tingkat SMA yang akan lulus pada 2028.
Menurutnya, ada dua jalur yang akan ditempuh para lulusan Sekolah Rakyat itu. Jalur pertama adalah melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Jalur kedua adalah langsung bekerja. Kedua jalur itu disebutnya akan difasilitasi oleh Kemensos.
“Dua-duanya akan dibimbing oleh Sekolah Rakyat agar mereka mendapatkan kesempatan mengejar mimpinya, apakah kuliah maupun bekerja,” kata dia.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id




































