tirto.id - Berikut versi yang sudah **dirapikan tanpa tanda bold** agar lebih bersih dibaca:
---
Pengembang properti Lippo Group menghibahkan lahan seluas 30 hektare di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Penyerahan hibah tersebut ditandai dengan acara serah terima dokumen lahan dari CEO James Riady kepada pemerintah pada Minggu (8/3/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Kegiatan berlangsung di atas lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Lahan seluas 30 hektare tersebut diproyeksikan mampu menampung pembangunan sekitar 140.000 hunian vertikal, atau setara sekitar 5 persen dari target nasional program pembangunan 3 juta rumah.
"Alasan kami menghibahkan tanah ini karena mendukung Presiden yang punya hati untuk rakyat," kata CEO Lippo Group James Riady, seperti dikutip dari Antara, Senin (9/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Hashim menyampaikan bahwa kebutuhan rumah layak huni di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, sekitar 27 juta rumah tangga masih tinggal di hunian yang tidak layak.
Selain itu, terdapat sekitar 9 hingga 15 juta keluarga yang belum memiliki rumah sama sekali. Karena itu, program pembangunan rumah menjadi salah satu prioritas pemerintah.
"Program 3 Juta Rumah per tahun menjadi bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Hashim juga menambahkan bahwa sektor perumahan memiliki efek ganda (multiplier effect) yang besar terhadap perekonomian nasional. Setiap pembangunan rumah dapat menggerakkan lebih dari 180 sektor industri, mulai dari industri bahan bangunan hingga perabot rumah tangga.
Selain proyek di lahan hibah tersebut, pemerintah juga menyiapkan sejumlah lokasi lain untuk pembangunan hunian vertikal. Salah satunya di Depok, yang direncanakan memanfaatkan sekitar 45 hektare lahan untuk pembangunan ratusan ribu unit rumah.
Dalam kesempatan yang sama, Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas dukungan berupa hibah lahan tersebut. Ia menjelaskan pembangunan hunian di atas lahan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan mampu menghasilkan hingga sekitar 140 ribu unit apartemen bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Dari gambaran tim, dengan lahan sekitar 30 hektare ini kita kurang lebih bisa membangun sekitar 140.000 unit," ucapnya.
Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan peninjauan lokasi tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan pengembangan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah berjalan secara terencana dan berkelanjutan.
"Penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional. Melalui kolaborasi pemerintah, Danantara, BUMN dan sektor usaha, kami ingin memastikan pengembangan kawasan hunian ini dirancang secara matang," ujarnya.
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































