Menuju konten utama

Kontroversi Gol Haaland Menangkan City atas MU, Sah atau Tidak?

Gol Erling Haaland dalam kemenangan Manchester City atas Manchester United mengundang kontroversi karena dianggap tidak sah. Ini penjelasannya.

Kontroversi Gol Haaland Menangkan City atas MU, Sah atau Tidak?
Penyerang Manchester City asal Norwegia #09 Erling Haaland (kiri) dan gelandang Manchester City asal Senegal #07 Iliman Ndiaye memberikan tepuk tangan kepada para penggemar usai pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 5 September 2026. (Foto oleh PETER POWELL / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Erling Haaland sukses mencetak gol kemenangan Manchester City atas Manchester United dalam lanjutan pekan ke-4 Liga Inggris 2026/2027 Minggu (13/9). Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, Erling Haaland dinilai berada dalam posisi offside saat proses terjadinya gol di menit 60.

Awalnya asisten wasit sudah menganulir gol Erling Haaland, karena menilai sang pemain berada dalam posisi offside. Namun, wasit VAR memberikan intervensi sehingga wasit tengah Michael Oliver mengubah keputusan, dan mengesahkan gol Haaland, tanpa melakukan peninjauan ulang.

Berkat gol kontroversial yang dicetak Erling Haaland, Manchester City menang 0-1 atas Manchester United di Stadion Old Trafford. 3 poin yang di dapat oleh The Citizens sangat berharga untuk terus mengejar Arsenal, terlebih mereka bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23.

Badan Wasit Minta Maaf Akui Wasit VAR Lakukan Kesalahan

Setelah pertandingan Manchester United vs Manchester City selesai, muncul perdebatan apakah gol tersebut sah, atau pemain The Citizens berada dalam posisi offside. Walaupun argumen wasit VAR menjelaskan Haaland berada dalam posisi onside, yang menjadi perdebatan adalah Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside, terlibat dalam proses terjadinya gol.

Dikutip dari laman BBC, Profesional Game Refere (Pro Reff) yang sebelumnya bernama PGMOL, mengakui wasit VAR melakukan kesalahan. Pasalnya, mereka hanya melakukan pengecekan terhadap posisi Erling Haaland, tanpa melakukan tinjauan menyeluruh dalam proses terjadinya gol.

“Telah dipastikan [oleh wasit VAR yang bertugas] bahwa dia tidak menyentuh bola, sehingga dinilai tidak terlibat dalam proses terjadinya gol, dan oleh sebab itu pelanggaran offsidenya bersifat subjektif [berdasarkan penilaian wasit],” tulis keterangan Pro Reff.

“Namun, VAR tidak menyadari dampak yang mungkin terjadi. Seharusnya, VAR merekomendasikan tinjauan langsung oleh wasit utama [untuk memutuskan apakah gol tersebut offside atau tidak],” tambah pernyataan yang sama.

Pro Reff pun mengakui kesalahan yang dilakukan oleh wasit VAR, dan telah meminta maaf kepada pihak Manchester United. Meski begitu, hasil pertandingan tetap tidak bisa diubah, dan Manchester City tetap menang atas Manchester United.

Kesalahan wasit VAR dalam pertandingan Manchester United vs Manchester City pun diakui Michael Carrick sangat merugikan timnya. Bukan hanya kehilangan poin di kandang sendiri, menurutnya para pemainnya bisa tampil lebih baik, jika situasinya berbeda.

“[Kalah 0-1] jelas bukan hasil yang kami inginkan. Cara terjadinya gol [yang berbau offside] lebih buruk, terutama dalam proses pengesahan gol. Kami bisa mencetak banyak peluang, dan bisa saja mencetak gol balasan, tetapi gol offside tersebut memberikan dampak emosional luar biasa bagi pemain,” kata Michael Carrick setelah pertandingan.

Kronologi Gol Erling Haaland yang Kontroversial

Erling Haaland mencetak gol untuk Manchester City di menit 60, tetapi asisten wasit mengangkat bendera tanda penyerang The Citizens tersebut berada dalam posisi offside. Saat gol dianulir, tidak ada pemain Manchester City di lapangan maupun di pinggir lapangan melakukan protes, karena merasa Haaland memang berada dalam posisi offside.

Namun, tidak lama berselang wasit VAR melakukan intervensi. Dalam analisa wasit VAR, Erling Haaland tidak berada dalam posisi offside. Pengecekan yang dilakukan menunjukkan posisi Erling Haaland masih berada di belakang ujung sepatu Patrick Dorgu, sehingga posisinya masif onside.

Hal itu pun diprotes oleh pemain dan official Manchester United. Musababnya Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside, dinilai terlibat dalam proses terjadinya gol.

Wasit VAR kemudian mengatakan kepada wasit utama Michael Oliver, bahwa bola tidak menyentuh kepala Enzo Fernandez, sehingga menilai pemain tidak terlibat. Walau begitu, gerakan Enzo dinilai mempengaruhi proses terjadinya gol.

Pada akhirnya, gol tetap disahkan oleh wasit dan Manchester City menang dengan skor 0-1 atas Manchester United. The Citizens memenangi Derby Manchester pertama musim ini.

Setelah pertandingan, kontroversi gol Erling Haaland dalam laga Manchester City vs Manchester United terus diperbincangkan. Hal itu pun membuat Pro Reff melakukan analisa dan menyebut gol Erling Haaland, seharusnya tidak disahkan karena Enzo Fernandez yang terlibat dalam proses terjadinya gol berada dalam posisi offside.

Walaupun mengakui kesalahan, Pro Reff tidak bisa menganulir hasil pertandingan sehingga Manchester City tetap menang 0-1. Pihak Pro Reff kemudian melakukan permintaan secara langsung kepada Manchester United yang dirugikan oleh keputusan VAR.

Baca juga artikel terkait LIGA INGGRIS atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Iswara N Raditya