tirto.id - Kenapa fitur safesearch di penelusuran Google terkunci dan tidak bisa dimatikan? Adakah panduan soal bagaimana cara membuka fitur tersebut agar dapat digunakan?
Fitur SafeSearch dapat diubah pengaturannya, misal dikunci atau tidak. Fitur SafeSearch sendiri dirancang untuk mendeteksi konten vulgar, seperti pornografi dan kekerasan vulgar di Google Penelusuran.
Pengguna yang tidak ingin melihat konten vulgar di hasil penelusuran bisa memblokir konten vulgar yang terdeteksi. Selain itu, alternatif lainnya yakni dengan memburamkan gambar.
Fitur ini disetel untuk otomatis menerapkan Filter dengan mendeteksi konten vulgar dan memblokirnya jika sistem Google menunjukkan bahwa pengguna mungkin berusia di bawah 18 tahun.
Kenapa SafeSearch Terkunci dan Tidak Bisa Dimatikan?
Fitur SafeSearch terkunci dengan tujuan pengguna tidak bisa mengakses konten vulgar. Artinya, fitur Filter, Buramkan, atau Nonaktif dalam pengaturan SafeSearch telah diaktifkan.
Pengguna Google harus mengetahui bagaimana cara kerja SafeSearch terlebih dulu. Di Google Penelusuran, SafeSearch berupaya mengidentifikasi dan memfilter konten tidak pantas atau vulgar, khususnya bagi pengguna di bawah usia 18 tahun.
Berikut ini daftar fitur yang ada di setelah SafeSearch:
- Filter: Memblokir semua hasil vulgar. Setelan ini adalah setelah default saat sistem Google mengindikasikan bahwa pengguna mungkin berusia di bawah 18 tahun.
- Buramkan: Memburamkan gambar vulgar. Setelan ini adalah setelan default jika “Filter” tidak berlaku. Setelan ini membantu memburamkan gambar vulgar, tapi link dan teks vulgar dapat ditampilkan jika link dan teks tersebut relevan dengan penelusuran pengguna.
- SafeSearch Nonaktif: Menampilkan semua hasil yang mungkin menyertakan konten vulgar.
- Orang tua atau sekolah dapat mengunci SafeSearch.
- Beberapa jaringan Wi-Fi publik menerapkan SafeSearch.
- Jika pengguna mengelola akun Google sendiri, pengguna bisa mengubah setelan SafeSearch.
- Jika orang tua pengguna mengelola akun pengguna di aplikasi Family Link, mereka dapat mengubah setelan SafeSearch pengguna.
- Jika pengguna berada di sekolah dan berusia di bawah 18 tahun atau terkait dengan institusi Sekolah Dasar dan Menengah, sekolah dapat mengubahnya.
- Administrator perangkat atau jaringan pengguna bisa mengunci SafeSearch ke “Filter”.
Bagaimana Cara Membuka Fitur SafeSearch?
Fitur SafeSearch yang terkunci bisa dibuka, baik di Android, komputer, maupun iPhone dan iPad. Jika memiliki akun Google, pengguna bisa mengelola SafeSearch untuk akun pribadi atau browser masing-masing.
Berikut ini langkah-langkah mengubah setelah SafeSearch di aplikasi Google, baik di perangkat Android, komputer, maupun iPhone atau iPad:
Android di Aplikasi Google
- Buka aplikasi Google di ponsel atau tablet Android.
- Di kanan atas, ketuk “Foto Profil” atau “Inisial”.
- Pilih “Setelan”.
- Pilih “SafeSearch”.
- Pilih “Filter”, “Buramkan”, atau “Nonaktif”.
- Di kanan atas, jika menemukan ikon kunci, berarti setelan SafeSearch pengguna sedang dikunci; begitu pula sebaliknya.
- Ketuk ikon kunci tersebut untuk mengubah setelan.
Komputer
- Buka setelan SafeSearch di komputer.
- Pilih “Filter”, “Buramkan”, atau “Nonaktif”.
- Di kanan atas, jika menemukan ikon kunci, berarti setelan SafeSearch pengguna sedang dikunci; begitu pula sebaliknya.
- Ketuk ikon kunci tersebut untuk mengubah setelan.
iPhone dan iPad
- Buka aplikasi Google di iPhone atau iPad.
- Di kanan atas, ketuk “Foto Profil” atau “Inisial”.
- Pilih “Setelan”.
- Pilih “SafeSearch”.
- Pilih “Filter”, “Buramkan”, atau “Nonaktif”.
- Di kanan atas, jika menemukan ikon kunci, berarti setelan SafeSearch pengguna sedang dikunci; begitu pula sebaliknya.
- Ketuk ikon kunci tersebut untuk mengubah setelan.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id
































