Menuju konten utama

WN Nepal Bakar Vila Rp2 M di Bali saat Usir Laba-laba Pakai Api

Niat hati mengusir laba-laba dengan membakar kertas, seorang WN Nepal malah hanguskan vila alang-alang di Badung, Bali. Kerugian capai Rp2 M.

WN Nepal Bakar Vila Rp2 M di Bali saat Usir Laba-laba Pakai Api
Vila Julia di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung yang ludes terbakar setelah WN Nepal mencoba usir laba-laba, Senin (5/10/2026). (FOTO/dok.Polres Badung)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Aksi ceroboh seorang warga negara (WN) Nepal, Gaorap Rana (45), saat mencoba mengusir laba-laba menggunakan api berujung malapetaka. Bukannya terbebas dari serangga, ia justru menghanguskan seluruh bangunan Vila Julia di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, hingga memicu kerugian sekitar Rp2 miliar.

Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltira, mengonfirmasi peristiwa terbakarnya Vila Julia di Desa Tibubeneng. Kejadian nahas tersebut diketahui terjadi pada Senin siang, pukul 12.30 WITA.

“Iya, lokasi di Vila Julia. Dia membakar kertas untuk mengusir laba-laba, tapi kertas yang terbakar terbang lalu mengenai atap bangunan," jelas Yuni Eltira, Selasa saat dikonfirmasi kontributor tirto.id, Selasa (6/10/2026) malam.

Yuni Eltira bilang, vila tersebut gampang terbakar karena terbuat dari alang-alang. “Jadi api merembet dan membakar vila yang ditempati WN Nepal ini," sambungnya.

Kebakaran Vila Julia di Desa Tibubeneng

Vila Julia di Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung yang ludes terbakar setelah WN Nepal mencoba usir laba-laba, Senin (5/10/2026). (FOTO/dok.Polres Badung)

Yuni Eltira kemudian mengungkap sikap janggal Gaorap Rana. Saat membakar kertas untuk mengusir laba-laba, pria berusia 45 tahun itu tidak menunggu sampai api di kertas padam. Ia justru meninggalkan kamar mandi dan kembali ke ruang kerjanya.

Angin kencang di sekitar bangunan, kemudian membuat serpihan kertas yang masih menyala terbang ke atas atap. Material yang berupa alang-alang pun segera mengobarkan api.

Melihat hal tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi lalu menghubungi Dinas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung, mengingat api cepat merembet dan membesar.

Yuni Eltira mengungkap enam mobil Damkar Kabupaten Badung dari pos terdekat dikerahkan ke lokasi kebakaran. Api kemudian dapat dipadamkan dan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Namun kerugian akibat kebakaran tersebut, diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. "Tidak ada korban, hanya kerugian materil," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Ahmad Firizqi Irwan

tirto.id - Flash News
Reporter: Ahmad Firizqi Irwan
Penulis: Ahmad Firizqi Irwan
Editor: Siti Fatimah