Menuju konten utama

Kronologi Kebakaran Gudang Obat Matraman yang Tewaskan 2 Orang

Kebakaran gudang obat di Matraman diduga berasal dari korsleting listrik. Saksi mendengar suara percikan dari kabel. Dua korban dinyatakan meninggal.

Kronologi Kebakaran Gudang Obat Matraman yang Tewaskan 2 Orang
Ilustrasi kebakaran. Istockphoto/Getty Images
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kebakaran melanda sebuah rumah di Matraman, Jakarta timur, yang difungsikan sebagai gudang obat pada Selasa (6/10/2026). Rumah ini terletak di Jalan Asem Gede, Kelurahan Utan Kayu Selatan

Penyebab kebakaran diduga dari korseting listrik seiring dengan keterangan saksi yang mendengar bunyi percikan dari kabel di lantai dua bangunan. Api yang membakar pun mulai membesar hingga menimbulkan dua korban tewas dalam insiden ini.

Penanganan api melibatkan 10 kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang berada di lokasi. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu akhirnya selesai diatasi dua jam kemudian.

Kronologi Gudang Obat di Matraman Terbakar

Polisi telah mengungkap kronologi kebakaran rumah seluas 360 meter persegi yang menjadi gudang obat di Matraman. Munculnya api diketahui oleh saksi yang awalnya mendengar suara percikan.

"Pada hari Senin [Selasa - red], 6 Oktober 2026, pukul 05.00 WIB, penghuni rumah, yakni saksi Ardiansyah, saksi Jasmine, pada saat bangun tidur, mendengar bunyi percikan," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi di Jakarta, dikutip Antara, Selasa.

Ardiansyah lantas mencari sumber suara percikan dan akhirnya diketahui berasal dari lantai dua. Di situ, ia mendapati nyala api yang tampak membesar.

"Setelah dicek, sumber suara percikan tersebut berasal dari kabel di lantai dua yang sudah mengeluarkan api cukup besar," tutur Made.

Melihat keadaan itu, Ardiansyah lantas berusaha menyelamatkan saudaranya, Muhammad Alpharezy (20) dan Muhammad Fadel (18), yang juga berada di lantai. Hanya saja, proses evakuasi gagal lantaran api menghalangi jalan keluar dari kedua korban. Ardiansyah tidak beradani melewatinya.

Kedua korban lalu masuk ke kamar mandi di lantai dua untuk berlindung. Adapun Ardiansyah turun untuk menghubungi pihak Damkar untuk meminta pertolongan

Petugas dari Kantor Sektor Matraman langsung menuju lokasi dengan pengerahan lima unit, termasuk satu unit mobil medium.

Petugas tiba di lokasi kebakaran pada pukul 05.08 WIB dan langsung menangani situasi. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 05.14 WIB.

Sementara itu, petugas damkar mampu melokalisasi kebakaran pukul 05.50 WIB. Petugas lalu melakukan proses pendinginan hingga pukul 06.02 WIB usai api berhasil dijinakkan.

Dalam prosesnya, total sebanyak 10 unit kendaraan damkar dikerahkan dengan 50 personel.

"Status kebakaran dinyatakan selesai dan operasi berakhir pada pukul 07.03 WIB," kata Suhudi.

Di sisi lain, kedua saudara Ardiansya tidak bisa diselamatkan. Keduanya telah meninggal dunia. Petugas juga menyelamatkan tiga orang lainnya dalam insiden ini.

"Korban meninggal dunia dua orang, Muhammad Alpharezy (20) dan Muhammad Fadel (18) akibat kebakaran tersebut," kata Made.

Kepolisian akan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi. Hal ini untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Ilham Choirul Anwar